Showing posts with label Tokoh Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Tokoh Inspiratif. Show all posts

Monday, March 3, 2014

PEMIKIRAN AL-RAZI TENTANG PRINSIP LIMA KEKAL DAN KENABIAN

Biografi Al-Razi
Pertama, al-Razi bernama lengkap Abu Bakr Muhammad bin Zakariyya al-Razi. Dia lahir di Rayy, Propinsi Khurasan, dekat Teheran, pada tahun 856 M./ 251 H. dan wafat tahun 925 M./ 313 H. Menjelang wafatnya, ia terkena penyakit buta, tetapi menolak untuk diobati. Sebab, pertimbangan masaknya berkeputusan: bahwa “begitu banyak dunia yang pernah dili­hatnya, ingin melihatnya lagi”.

Kedua, pendidikan yang diperolehnya dari Hunayn bin Ishaq, mengantarkannya menjadi manusia produktif. Bahkan, produktifitasnya melebihi gurunya, terutama di bidang medis, sebagaimana poin-poin penjelasan berikut.

Ketiga, kepribadian al-Razi dilukiskan sebagai seorang yang sangat murah hati, dermawan dan ulet. Oleh karena itu dapat dipahami secara logis apabila, dari dua disiplin utama (kedokteran dan filsafat) yang ditekuninya, rentang kehidupannya lebih banyak terkonsentrasi pada bidang medis yang berkaitan langsung dengan jasa pelayanan sosial, dari­pada bidang filsafat yang bertumpu pada kepentingan elit-intelektual/ budaya.

Keempat, kejeniusan dan repuasinya yang baik di bidang kedokteran, menjadikannya diangkat sebagai direktur rumah sakit di Rayy semasa ia menjelang usia tigapuluh tahun, kemu­dian di Baghdad. Bahkan dia berprestasi sebagai “dokter Islam yang tidak ada bandingannya”. Di sisi lain, dia dije­laskan oleh beberapa ahli telah pandai memainkan harpa pada masa mudanya dan pernah menjadi money changer, sebelum beralih ke filsafat dan kedokteran. 

Sedangkan karirnya di bidang intelektual terbukti pada karya tulisnya yang tidak kurang dari 200 jilid tentang berbagai pengetahuan fisika dan metafisika (medis, astrono­mi, kosmologi, kimia, fisika, dan sebagainya, kecuali mate­matika, karena beberapa alasan yang tidak diketahui, benar-benar dihindarinya. Dalam bidang medis, al-Razi menulis buku –sebagai karya terbesar-tentang penyakit cacar dan campak, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Latin dan bahasa-bahasa Eropa lainnya. Bukunya al-Hawi yang lebih terkenal dengan sebutan al-Jami‘, terdiri atas 20 jilid, membahas berbagai cabang ilmu kedokteran, sebagai buku pegangan selama lima abad (abad 13-17) di Eropa dan salah satu dari kesembilan karangan seluruh perpustakaan Fakultas Kedokteran Paris di tahun 1395 M. Bahkan, al-Razi adalah tokoh pertama yang membedakan antara penyakit cacar dan measles.

Kelima, khusus di bidang filsafat, hanya sejumlah kecil karya al-Razi, sekitar 100 buku yang telah ditemukan. Berikut ini disajikan karya-karya tersebut:

1.      Sekumpulan karya logika berkenaan dengan Kategori-Kategori, Demonstrasi, Isagoge, dan Kalam Islam.
2.      Sekumpulan risalah tentang metafisika pada umumnya.
3.      Materi Mutlak dan Partikular.
4.      Plenum dan Vacum, ruang dan waktu.
5.      Fisika.
6.      Bahwa dunia mempunyai Pencipta yang Bijaksana.
7.      Tentang keabadian dan ketidakabadian tubuh.
8.      Sanggahan terhadap Proclus.
9.      Opini fisika: “Plutarch” (Placita Philosophorum).
10.  Sebuah komentar tentang Timaeus.
11.  Sebuah komentar terhadap komentar Plutarch tentang Temaeus.
12.  Sebuah risalah yang menunjukkan bahwa benda-benda ber­gerak dengan sendirinya dan gerakan itu pada hakikatnya adalah milik mereka.
13.  Obat pencahar rohani (Spiritual Physic).
14.  Jalan filosofis.
15.  Tentang Jiwa
16.  Tentang perkataan imam yang tak dapat salah.
17.  Sanggahan terhadap kaum Mu’tazilah.
18.  Metafisika menurut ajaran Plato; dan
19.  Metafisika menurut ajaran Socrates.

Melalui karya-karyanya, al-Razi menampilkan dirinya sebagai filosof-platonis, terutama dalam prinsip “lima ke­kal” dan “jiwa”nya. Di samping itu, ia juga pendukung pan­dangan naturalis kuno.

Selain ulet, ia juga seorang tokoh intelektual yang berani, sehingga ia dijuluki sebagai tokoh non-kompromis terbesar di sepanjang sejarah intelektual Islam. Di antara bukti keberaniannya dituangkan dalam pandangannya tentang “jiwa” dan “kenabian dan agama”.
Keenam, meskipun al-Razi menulis sejumlah karya monu­mental dan memiliki keberanian pemikiran, akan tetapi pamor kreasi kemedisannya lebih mencuat dibanding dengan buah filsafatnya. Oleh karena itu dapat dipahami, apabila dalam seleksi unggulan peta kajian filsafat –baik di panggung global maupun di ring filsafat Islam sendiri–, ia tidak terekrut di dalamnya. Demikian ini didasarkan pada sejauh beberapa referensi yang telah penulis periksa, sebagaimana kajian-kajian Anhari, Collinson dan Wilkinson, al-‘Iraqi, Hashim, Hanafi, dan Aceh. Kecuali kajian-kajian berikut yang memproporsikan al-Razi sesuai dengan kadar pendekatannya.

Kajian Fakhry yang menempatkan al-Razi pada periode awal penulisan filsafat sistematik (abad kesembilan). Kajian Madkouryang memposisikan al-Razi pada sisi kecil tentang teori kenabian yang berdampingan secara aktif dengan bebera­pa tokoh dan mazhab filsafat Yunani dan Islam. Kemudian, kajian Ali yang secara khusus membahas al-Razi –meskipun sangat ringkas- sebagai anggota mazhab filsafat Dunia Islam bagian Timur.

 Pemikiran Al-Razi tentang Prinsip Lima Kekal
Perhatian utama filsafat al-Razi adalah jiwa, kemudian lima yang kekal. Setelah itu, moral, kenabian dan agama, yang merupakan sisi pengembangan daya kritik intelektualnya. Prinsip lima yang kekal (five co-eternal principles/ al-mabadi’ al-Qadimah al-Khamsah) menurut al-Razi adalah: (1) Sang Pencipta, (2) jiwa universal, (3) materi pertama, (4) ruang absolut, dan (5) waktu absolut.

1.      Allah Ta’ala ( الباري تعالى )
Menurut Ar Razi, Allah adalah Maha Pencipta dan Pengatur seluruh alam ini. Alam diciptakan bukan dari ketiadaan tetapi dari sesuatu yang sudah ada. Karenanya, alam semestinya tidak kekal sekalipun materi pertama (Allah) kekal, sebab penciptaan di sini dalam arti disusun dari bahan yang telah ada. Di sisi lain, jika Allah menciptakan alam dari ketiadaan, tentu Allah akan menciptakan segala sesuatu dari yang tidak ada. Namun kenyataannya, penciptaan seperti itu adalah suatu hal yang tidak mungkin.

2.      Jiwa universal ( النفس الكلية  )
Pada benda-benda alam terdapat daya hidup dan gerak tetapi tanpa bentuk. Dalam hal ini, jiwa adalah roh, zat yang halus seperti udara, sehingga sulit untuk diketahui karena ia tanpa bentuk dan rupa.

3.      Materi pertama ( الهيولى الأولى )
Adalah substansi yang kekal terdiri dari atom-atom. Setiap atom memiliki volume. Tanpa volume pengumpulan atom-atom tidak bisa menjadi suatu yang berbentuk. Bila dunia dihancurkan maka ia juga terpisah-pisah dalam bentuk atom-atom.materi pertama ini sangat erat kaitannya dengan jiwa universal (roh). Roh dikuasai naluri untuk bersatu dengan materi pertama sehingga timbullah suatu bentuk yang dapat menerima fisik. Karena itulah Allah menciptakan alam semesta termasuk tubuh manusia agar bisa ditempati roh.

4.      Tempat/ruang absolut ( المكان المطلق )
Adanya materi kekal maka membutuhkan ruang yang sesuai untuknya. Ruang dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu pertama, ruang partikular/relatif, ia terbatas dan terikat dengan wujud yang menempatinya. Kedua, ruang universal/mutlak, ia tidak terikat dengan segala sesuatu yang ada dan tidak terbatas.

5.      Masa absolut ( الزمان المطلق )
Waktu adalah substansi yang mengalir dan bersifat kekal. Ar Razi membaginya menjadi 2 bagian, yaitu pertama, waktu mutlak, ia tidak memiliki awal dan akhir serta bersifat universal. Ia terlepas sama sekali dari alam semesta dan gerakan falaq. Kedua, waktu relatif, ia tidak kekal dan terbatas karena terikat dengan gerakan falaq, terbit dan tengelamnya matahari. Ringkasnya, karena ia disifati dengan angka dan dapat diukur.

Berikut ini penulis berusaha menyajikan rajutan-sistematis kelima prinsip di atas:
Dua prinsip pertama (Sang Pencipta dan jiwa universal), dalam sistem al-Razi dikaitkan secara erat dengan usaha yang berani untuk bergulat dengan masalah yang mendesak bagi pembenaran penciptaan dunia yang sedemikian mengganggu pikiran para filosof sejak zaman Plato. Jiwa sama-sama kekal dengan Tuhan. Oleh karena jiwa butuh materi (prinsip ketiga), maka Tuhan terpaksa mencipta­kan kesatuan dengan bentuk-bentuk material.

Kemudian, materi memerlukan sebuah locus tempat ia tinggal, yang tidak lain adalah ruang (prinsip keempat). Ruang sebagai konsep yang abstrak, tidak terbatas dan seka­ligus kekal. Demikian ini dalam arti ruang universal/ mutlak. Sedangkan ruang partikular/ tertentu tidak dapat dipahami secara terpisah dari materi, yang merupakan esensinya yang sejati.

Sementara itu, waktu merupakan semacam gerak. Waktu universal tidak dapat diukur dan tidak terbatas (al-dahr), yang merupakan ukuran perlangsungan dunia akali, yang berbe­da dengan ukuran perlangsungan dunia inderawi, yang disebut oleh Plato sebagai “bayang-bayang keabadian yang bergerak-gerak”. Sedangkan waktu partikular dapat diukur dan terba­tas. Berkat cahaya akal, maka jiwa, yang telah terpikat oleh bentuk-bentuk material dan kesenangan-kesenangan inderawi, pada akhirnya sadar akan kedudukannya yang sejati dan ter­dorong untuk mencari tempat pemukimannya kembali di dunia akali, yang merupakan tempat tinggal yang hakiki.

Prinsip lima kekal itu merupakan sebuah sistem metafi­sika yang koheren. Sistem ini mencerminkan daya kecerdikan al-Razi, sebagai pembenaran terhadap tesis filosofis bahwa dunia ini diciptakan, dan sekaligus sebagai obat bagi kebin­gungan para filosof.

Pemikiran Al-Razi tentang Kenabian dan Agama
Bagi al-Razi, akal menjadi kompas utama dalam kehidupan setiap manusia. Akal diberikan oleh Tuhan kepada setiap insan dalam kekuatan yang sama. Perbedaan timbul karena pengaruh pendidikan, lingkungan dan suasana. Manusia bebas untuk menerima ilmu pengetahuan dari manapun sumbernya. Sebab, ilmu itulah yang akan menyucikan jiwanya, untuk dapat kembali kepada Tuhannya.

Al-Razi tidak percaya kepada para Nabi. Sebab, mereka dipandangnya hanya membawa kehancuran bagi manusia. Kebenar­an wahyu yang didakwahkannya, tidak benar adanya. Oleh karenanya, al-Qur’an dengan uslubnya tidak merupakan mu’ji­zat bagi Muhammad. Ia hanya sebagai buku biasa. Nikmat akal lebih kongkret daripada wahyu. Oleh karena itu, kegiatan membaca buku-buku filsafat dan ilmu pengetahuan lainnya lebih berar­ti daripada membaca buku-buku agama.

Selanjutnya, dalam hubungan kenabian dan agama, al-Razi menegaskan bahwa para Nabi tidak berhak mengklaim bahwa mereka memiliki keistimewaan khusus, baik rasional maupun spiritual, karena semua manusia sama. Padahal keadilan dan kemahahakiman Tuhan memastikan untuk menolak memberikan keistimewaan kepada seseorang di atas orang lain.

Sedangkan mukjizat dipandangnya sebagai bagian dari mitos keagamaan atau rayuan dan keahlian yang dimaksudkan untuk menipu dan menyesatkan. Ajaran agama saling kontradik­tif, karena satu sama lain saling menghancurkan, dan tidak sesuai dengan pernyataan bahwa ada realitas permanen. Hal itu dikarenakan setiap Nabi membatalkan risalah pendahulunya, akan tetapi menyerukan bahwa apa yang dibawanya adalah kebenaran, bahkan tidak ada kebenaran lain, dan menusia menjadi bingung tentang pimpinan dan yang dipimpin, panutan dan yang dianut. Semua agama merupakan sumber peperangan yang menimpa manusia sejak dulu, di samping merupakan musuh filsafat dan ilmu pengetahuan.

Alur pikiran di atas dapat dipahami, bahwa, dalam pandangan al-Razi, agama itu hanya warisan tradisional yang diikuti oleh masyarakat karena tradisi saja. Oleh karena pandangannya yang demikian, maka al-Razi dapat disebut seorang ateis, karena mengkritik semua agama. Tetapi di sisi lain, ia seorang monoteis sejati yang mengaku adanya Tuhan Pencipta, sehingga baginya, nabinya adalah akalnya sendiri.

Kritik terhadap al-Razi, dengan cara yang tajam pernah disampaikan oleh Abu al-Hatim al-Razi (w. 330 H.) –seorang yang sezaman dan senegara dengan al-Razi–dalam kitabnya A’lam al-Nubuwwah. Di dalamnya tidak ditegaskan nama al-Razi, akan tetapi cukup mengarahkan kritiknya kepada orang yang disebutnya al-Mulhid (sang ateis). Namun ada indikasi pasti yang menunjukkan bahwa sang ateis ini bukan orang lain selain al-Razi. Buku tersebut memuat protes fundamental yang diarahkan oleh al-Razi kepada kenabian dan pengaruhnya secara sosial. Protes-protes ini, secara global, mendekati semua protes yang sebelumnya telah dikobarkan oleh al-Rowan­di. Seakan kedua tokoh tersebut mengulangi nada yang sama.

Sebenarnya al-Rowandi –rekan sezaman dengan al-Razi-amat masyhur dan mempunyai keberanian intelektual yang luar biasa, sampai-sampai ia benar-benar berani memperolokkan al-Qur’an dengan meniru-nirukannya dan menertawakan Muhammad. Tetapi, namanya tertutupi oleh al-Razi. Dalam hemat penu­lis, di antara kemungkinan ketertutupan ini adalah karena al-Rowandi terfokus pada arogansi intelektual dan karyanya tidak seberapa banyak. Sedangkan al-Razi, di samping karya filsafatnya lebih banyak daripada karya al-Rowandi, juga karena reputasi kepustakaan maupun jasa pelayanan sosialnya di bidang medis. Apalagi karya al-Hawinya telah menembus jaringan prestisius di Eropa selama lima abad.

Friday, February 21, 2014

Kakek dibalik buku Iqro'

Ada yang masih ingat? Buku iqro sewaktu kita kecil, ada cover pengarangnya, siapakah dia? Semoga pahala terus mengalir untuk beliau, karena kita sekarang sudah lancar mengaji. Tahukah siapa beliau? Beliau adalah K.H. As’ad Humam.
Memang tak banyak orang yang mengenal K.H. As’ad Humam. K.H. As’ad Humam lahir pada tahun 1933. Beliau mengalami cacat fisik sejak remaja. Beliau terkena penyakit pengapuran tulang belakang, dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta selama satu setengah tahun. Penyakit inilah yang dikemudian hari membuat As’ad Humam tak mampu bergerak secara leluasa sepanjang hidupnya. Hal ini dikarenakan sekujur tubuhnya mengejang dan sulit untuk dibungkukkan. Dalam keseharian, sholatnya pun harus dilakukan dengan duduk lurus, tanpa bisa melakukan posisi ruku’ ataupun sujud. Bahkan untuk menengok pun harus membalikkan seluruh tubuhnya. Beliau juga bukan seorang akademisi atau kalangan terdidik lulusan Pesantren atau Sekolah Tinggi Islam, beliau hanya lulusan kelas 2 Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta (Setingkat SMP).
Nama asli dari KH As’ad Humam hanyalah As’ad saja, sedangkan nama Humam yang diletakkan dibelakang adalah nama ayahnya, H Humam Siradj. KH As’ad Humam (alm) tinggal di Kampung Selokraman, Kotagede Yogyakarta. Ia adalah anak kedua dari 7 bersaudara. Darah wiraswasta diwariskan benar oleh orang tua mereka, terbukti tak ada satu pun dari mereka yang menjadi Pegawai Negeri Sipil. KH Asad Humam sendiri berprofesi sebagai pedagang imitasi di pasar Bringharjo, kawasan Malioboro Yogyakarta. Profesi ini mengantarnya berkenalan dengan KH Dachlan Salim Zarkasyi. Berawal dari silaturahim ini kemudian KH As’ad Humam mengenal metode Qiroati.
Dari Qiroati ini pula kemudian muncul gagasan-gagasan KH As’ad Humam untuk mengembangkannya supaya lebih mempermudah penerimaan metode ini bagi santri yang belajar Al Quran. Mulailah KH As’ad Humam bereksperimen, dan hasilnya kemudian ia catat, dan ia usulkan kepada KH Dachlan Zarkasyi.
Namun gagasan-gagasan tersebut seringkali ditolak oleh KH Dachlan Salim Zarkasyi, terutama untuk dimasukkan dalam Qiroati, karena menurutnya Qiroati adalah inayah dari Allah sehingga tidak perlu ada perubahan. Hal inilah yang pada akhirnya menjadikan kedua tokoh ”berkonflik”. Sehingga pada akhirnya muncullah gagasan KH As’ad Humam dan Team Tadarus Angkatan Muda Masjid dan Mushalla (Team Tadarus “AMM”) Yogyakarta untuk menyusun sendiri dengan pengembangan penggunaan cara cepat belajar membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro.
K.H. As’ad Humam telah meninggalkan kita untuk selamanya. Pada awal Februari tahun 1996 dalam usia 63 tahun, beliau dipanggil Allah SWT. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada bulan Ramadhan hari Jum’at (2/2) sekitar Pukul 11:30. Jenazah KH. As’ad Humam dishalatkan di mesjid Baiturahman Selokraman Kota Gede Yogya tempat ia mengabdi. Beliau sangat layak disebut sebagai pahlawan bagi kita semua. Meskipun beliau telah meninggal dunia, ilmu yang beliau wariskan menjadi kebaikan bagi beliau yang terus mengalir menambah kebaikan bagi beliau di sisi Allah.
Sumber : habaget.com

Wednesday, February 19, 2014

Dukungan untuk Tri Rismaharini.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan tidak mengetahui masalah yang membelit rekan separtainya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Saat dimintai komentar soal rencana mundurnya Risma, Jokowi malah bertanya balik.
"Siapa bilang? Saya nggak dengar," katanya di Balai Kota, Selasa, 18 Februari 2014.

Menurut Jokowi, dia tidak pernah diajak diskusi oleh Risma terkait persoalan di Surabaya dan tidak mau ikut campur. "Nggak (diajak ngobrol). Nggak ngerti masalahnya. Saya nggak mau ikut campur."

Ditanya soal pembicaraan masalah Risma di tingkat partai, Jokowi mengelak. "Tanya sama partai."
Jokowi menyebut Risma sebagai sahabatnya. "Temen baik." Ia pun memberi semangat kepada Risma. "Yang sabar ya, Bu...," katanya disambung tawa. Dia melanjutkan lagi, "Yang sabar, Bu.... Santai saja, Bu.... Semua masalah pasti ada solusinya."

Diberitakan sebelumnya, Tri Rismaharini berniat mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya. Memimpin Kota Surabaya sejak Oktober 2010, Risma kini dipasangkan dengan wakil yang tidak sehaluan dengannya oleh PDIP.

Partai ini menyorongkan Wisnu Sakti Buana, Ketua PDIP Surabaya, sebagai Wakil Wali Kota. Sewaktu menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya, Wisnu memotori rencana impeachment terhadap Risma.

Jokowi heran !

Jakarta (Antara) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo heran apabila pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari seperti blusukan ke pelosok-pelosok ibu kota dianggap pencitraan oleh banyak pihak. 

"Orang banyak bilang, Jokowi itu hanya pencitraan, pencitraan apanya? Orang TV saya nggak punya. Media-media TV saja yang suka nyoroti saya," ujar Joko Widodo saat menghadiri diskusi di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu. 
Ia menegaskan tidak mempunyai uang untuk mengiklankan diri sendiri di koran maupun televisi. 

"Saya juga gak punya koran. Saya nggak miliki TV, saya nggak miliki koran, saya juga nggak pernah mengiklankan diri. Ada gak? Duit dari mana?" ujar dia. 
Ia mengutarakan di Jakarta tidak pernah ada baliho tentang dirinya jadi bagaimana mau pencitraan. 

"Kadang ada yang nulis-nulis seperti itu, ya saya jawab. Gimana mau pencitraan-pencitraan. TV aja gak punya, koran nggak, iklan juga gak. Coba lihat di seluruh Jakarta, ada baliho saya gak?," kata dia. 
Ia menambahkan sewaktu menjabat sebagai walikota Solo pun tidak ada baliho terkait dirinya. 

"Tanya di Solo lah, saya pernah pasang baliho nggak," ujar dia. 
Sebelumnya, praktisi pendidikan Anies Baswedan mengatakan dirinya tidak mau pencitraan dengan blusukan. Bukan cuma mendengarkan, namun juga mengajak berubah. 
"Blusukan itu hanya nonton masyarakat. Hanya hadir lalu kesannya sudah melakukan," ujar dia.(rr)

Friday, February 14, 2014

Biografi Tri Rismaharini, Walikota Surabaya.

Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya wanita pertama yang menjabat untuk periode 2010-2015. Sebelum menjabat sebagai wali kota, ia menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala DKP hingga wali kota saat ini, Surabaya menjadi kota yang bersih dan asri. Bahkan kota yang mendapat sebutan Kota Pahlawan ini berhasil meraih kembali Piala Adipura 2011 untuk kategori kota metropolitan setelah lima tahun berturut-turut tak lagi memperolehnya.

Wanita yang akrab disapa dengan nama Risma ini berada di bawah naungan Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia terkenal sebagai sosok wanita yang tegas dan tak kenal kompromi dalam menjalankan tugasnya. Bahkan karena sikapnya tersebut, sebagian pejabat di DPRD pernah berusaha untuk mendepak Risma dari jabatan Wali Kota Surabaya. 

Pada tanggal 31 Januari 2011, Ketua DPRD Surabaya  Whisnu Wardhana menggunakan hak angketnya untuk menurunkan Risma dari posisinya sebagai wali kota. Ia beralasan bahwa Risma telah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 16/2006 tentang prosedur penyusunan hukum daerah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Ia dianggap melanggar karena ia tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam membahas maupun menyusun Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 56 tahun 2010 yang mengatur tentang perhitungan nilai sewa reklame dan Perwali Nomor 57 tentang perhitungan nilai sewa reklame terbatas di kawasan khusus kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Enam dari dari tujuh fraksi politik yang ada di dewan, termasuk PDIP yang mengusungnya, mendukung keputusan ini. Hanya fraksi PKS yang menolak dengan alasan belum cukup bukti dan data. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menilai alasan pemakzulan Risma terlalu mengada-ada. 

Ia pun menegaskan bahwa Risma tetap menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Beredar kabar bahwa keputusan memberhentikan Risma dikarenakan banyaknya kalangan DPRD Kotamadya Surabaya yang tidak senang akan keputusan Risma menolak keras pembangunan tol tengah Kota Surabaya dan lebih memilih meneruskan proyek frontage road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road) yang akan menghubungkan area industri Rungkut hingga ke Jembatan Suramadu via area timur Surabaya.

Wanita kelahiran 20 November 1961 ini menjadi salah satu nominasi wali kota terbaik di dunia, 2012 World Mayor Prize, yang digelar oleh The City Mayors Foundation. Ia terpilih karena segudang prestasi yang sudah ia torehkan selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Ia dinilai berhasil menata kota Surabaya menjadi kota yang bersih dan penuh taman. Salah satu buktinya adalah pemugaran Taman Bungkul di tengah kota. 

Dulunya, taman tersebut tidak layak disebut taman, namun kini Taman Bungkul menjadi taman terbesar dan terkenal di kota Surabaya. Selain itu, ia juga telah berperan besar dalam membangun pedestrian bagi pejalan kaki dengan konsep modern di sepanjang jalan Basuki Rahmat yang kemudian dilanjutkan hingga jalan Tunjungan, Blauran, dan Panglima Sudirman. Di bawah kepemimpinannya pula, ia sukses mengantarkan Surabaya memperoleh penghargaan Adipura di tahun 2011. Risma menjadi kandidat wali kota terbaik dunia asal Indonesia bersama dua orang lainnya, yaitu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Solo Joko Widodo.

PENDIDIKAN
SMP Negeri X Surabaya (1976)
SMU Negeri V Surabaya (1980)
S-1 Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) (1987)
S-2 Manajemen Pembangunan Kota Surabaya ITS (2002)

KARIR
Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya (1997-2000)
Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Disbang (2001)
Kepala Cabang Dinas Pertamanan (2001)
Kepala Bagian Bina Bangunan (2002)
Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (2010)
Wali Kota Surabaya (2010-2015)

Tri Rismaharini di Mata Najwa!

JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menarik perhatian warga media sosial saat tampil dalam acara Mata Najwa di Metro TV, Rabu (12/2/2014) malam. Kata kunci "Bu Risma" menjadi "Indonesia trending topic" atau topik yang banyak diperbincangkan warga Indonesia di Twitter.

Di acara tersebut, Najwa Shihab, pemandu acara, mengorek seputar isu pengunduran diri Risma sebagai Wali Kota Surabaya. Meski tak menjawab lugas, Risma menunjukkan kesan melalui ekspresi wajahnya bahwa ia menghadapi tekanan terkait tanggung jawabnya sebagai Wali Kota.

Risma sempat menangis saat bertutur tentang kisah anak-anak yang menjadi pekerja seks komersial di kawasan Dolly, Surabaya. Sambil terisak, Risma tak kuasa menjawab pertanyaan Najwa tentang apa yang terjadi dengan remaja perempuan yang ia jumpai di sana.

"Saya tidak tega," katanya terbata. Air matanya menetes.

Risma kembali tak menjawab secara lugas ketika Najwa kembali melontarkan pertanyaan mengapa Risma punya keinginan mundur sebagai Wali Kota. Ia hanya terdiam. Wajahnya terlihat murung. Ia bahkan tak berani berjanji untuk mengurungkan niatnya mundur.

Penampilan Risma mengundang perbincangan di Twitter. "Warga twitterland" menyuarakan simpati dan dukungan kepada Risma agar tak mundur sebagai Wali Kota.

Akun @InfinitySby, berkicau, "Merinding, dan meneteskan air mata lht bu Risma di @MataNajwa."

Akun @muntasir92 menulis, "Bu Risma walikota dengan puluhan penghargaan, penuh dedikasi, tulus.. Tapi ada aja yang mau lengserin..."

Akun @farahsanib menyuarakan dukungan, "Jangan pernah menyerah Bu Risma, warga Surabaya masih semangat mendukungmu! #SaveRisma."

Akun @graceerb memberikan semangat, "bu risma, the bravest people ever. semangat buuuuk."

Malam ini, sosok Risma seperti menyedot perhatian seperti diungkap akun @lyla_aku, "banyak juga warga indonesia yang respect bu risma... Luar biasa."

Risma menarik perhatian publik setelah dipandang berhasil mengubah Kota Surabaya yang semula dikenal kotor dan panas menjadi asri dan bersih. Di bawah kepemimpinannya, Surabaya meraih sejumlah penghargaan internasional, seperti "The 2013 Asian Townscape Sector Award" dari PBB untuk Taman Bungkul Surabaya.

Risma juga menjadi sorotan internasional. Namanya masuk sebagai kandidat wali kota terbaik dunia pada 2012 bersama Joko Widodo yang saat itu menjadi Wali Kota Surakarta.

Sejak kabar kemunduran Risma merebak beberapa waktu lalu, muncul gerakan di media sosial Twitter dengan tagar saverisma (#saverisma).

Friday, February 7, 2014

LISA " Face off"

TEMPO.CO, Surabaya - Ketua tim bedah plastik face-off terhadap Siti Nurjazila alias Lisa, Sjaifuddin Noer, memastikan luka operasi pasiennya tersebut aman untuk jangka panjang. "Lukanya aman, apalagi tidak ada infeksi," kata Sjaifuddin kepada Tempo, Kamis, 6 Februari 2014.

Setelah menjalani operasi rekonstruksi 17 kali, kata Sjafrudin, wajah Lisa sudah berada dalam kondisi terbaiknya. Sakit yang dirasakan juga semakin berkurang. Hanya, diakui Sjaifuddin, jaringan parut pada wajah Lisa masih perlu dikontrol. 

Wajah Lisa kini sudah mendekati 75 persen normal. Menurut Sjaifuddin, wajah Lisa tidak bisa kembali seperti sediakala karena luka akibat siraman air keras oleh suaminya sendiri, Mulyono, sangat parah. Kendati demikian, tidak ada pantangan bagi Lisa untuk memakai jenis kosmetik. Bahkan Lisa juga tetap bisa melakukan perawatan muka seperti facial. "Facial bisa, tapi ya tidak bisa ke salon. Facial-nya harus ke dokter kulit di rumah sakit," kata Sjaifuddin.

Karena itu, meski memperbolehkan Lisa pulang, Sjaifuddin memintanya tetap menyediakan waktu minimal dua kali seminggu untuk bertemu dengan tim dokter. Dalam waktu dekat, Lisa memang akan meninggalkan Graha Rawat Inap Utama Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo. Di tempat itu Lisa menjalani proses operasi selama tujuh tahun. Namun tim dokter tidak akan melepaskan Lisa begitu saja. "Lisa masih harus kontrol dan konsultasi," kata Sjaifuddin.

Operasi, kata Sjaifuddin, masih mungkin dilakukan lagi untuk memperbaiki wajah Lisa. Tapi hal ini tergantung pada keluhan ataupun kemauan Lisa.

Lisa  mengaku tak keberatan bila harus menjalani operasi lagi, terutama untuk memperbaiki dagu dan lehernya. Selain itu, perempuan 30 tahun ini juga ingin membuat alisnya lebih terlihat permanen. "Mungkin nanti ada operasi lagi, tapi cuma perbaikan di dagu sama mau membuat alis," kata Lisa.

Tokoh-tokoh yang paling banyak dicari saat ini !


Siapa saja tokoh yang banyak dicari pembaca dalam sepekan terakhir? Dan apa yang membuat mereka banyak dicari? Berikut fotonya.


6. Basuki Tjahaja Purnama  
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di ruang kerjanya, Balai Kota Jakarta, Senin, 20 Januari …

Wakil Gubernur DKI Jakarta ini sering mengeluarkan komentar pedas. Kali ini, ia banyak dicari soal relokasi warga yang tinggal di daerah langganan banjir, Kampung Pulo. “Sampai kiamat, Kampung Pulo akan banjir terus,” katanya.


5. Anggoro Widjojo 
Buronan KPK Anggoro Widjojo (kanan) dikawal penyidik KPK dan petugas kepolisian tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis …


Sehari sebelum Tahun Baru Cina, buronan terkait kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan ini ditangkap. Tampak sedikit berbeda, pengacara Anggoro membantah kliennya melakukan operasi plastik untuk menghindari aparat. Dari kasusnyalah dukungan publik terhadap KPK mulai menguat akibat kontroversi cicak-buaya. Rekaman pembicaraannya dalam mengatur kasus di kepolisian sempat diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi.



4. Francois Hollande
TEL AVIV, ISRAEL - NOVEMBER 17: French President Francois sits next to his companion Valerie Trierweiler on his …


Skandal Presiden Prancis ini berawal saat ia masuk ke sebuah apartemen untuk berduaan dengan aktris Julie Gayet. Pasangan hidup Hollande, ibu negara Valerie Trierweiler pun sempat dirawat di rumah sakit mengetahui perselingkuhan Hollande. Hubungan pasangan ini akhirnya tak bertahan.



3. Angel Lelga
Artis Angel Lelga (kiri) berbincang dengan pedagang buah di Pasar Katasura, Sukoharjo, Jateng, Rabu (8/1). Angel …


Keputusan Angel Lelga untuk menjadi caleg lewat partai PPP sudah menuai kontroversi sendiri. Namun, kontroversi itu makin menguat setelah beredar gambar tubuh telanjang seorang perempuan dengan logo grup band Slank dan tulisan 'Virus'. Angel mengakui foto tubuh itu adalah fotonya dari 15 tahun lalu.  



2. Anas Urbaningrum
Tersangka kasus Proyek Hambalang Anas Urbaningrum (tengah) memberikan keterangan usai diperiksa KPK, Jakarta, Rabu …


Publik banyak yang menunggu pengungkapan kasus Hambalang dari Anas Urbaningrum. Pekan ini, ia menjadi tokoh kedua paling banyak dicari karena perkataannya soal Ibas. "Seandainya saya SBY, saya akan mengantar sendiri Mas Ibas ke KPK," kata Anas seperti dikutip dari pengacaranya, Firman Wijaya.



1. Airin Rachmi Diany 
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany tampak menangis setelah menjenguk suaminya, Chaeri Wardana, yang …

Wali Kota Tangerang Selatan ini menjadi tokoh politik paling banyak dicari sepekan terakhir terkait penyitaan aset milik suaminya yang dilakukan oleh KPK. Tubagus Chaeri Wardana memiliki pom bensin, kos-kosan, tiga Toyota Kijang Innova, satu Mitsubishi Pajero, dan satu Honda CRV. Tak hanya itu, ada juga, Nissan GTR, Bentley, Lamborghini, Rolls Royce, dan Ferrari.

Tuesday, January 28, 2014

Anak-anak jenius dunia


Anak paling pintar di Dunia – Anak anak berikut ini bukanlah anak sembarangan di usianya yang masih sangat muda anak anak ini telah dikaruniai kepintaran yang luar biasa yang mengalahkan orang dewasa pada umumnya. Penasaran seperti apa anak paling pintar di dunia ini simak 5 Anak Paling Jenius di Dunia berikut ini. 


1. Kim Ung-Yong


Manusia Ber-IQ Tertinggi di Dunia Kim Ung-Yong asal Korea ini dinobatkan sebagai anak paling jenius di Dunia. Pada unur 4 tahun, dia sudah bisa membaca hurufJepang, Korea,Jerman,Inggris. Pada umur 5 tahun ia mampu memacahkan masalah pada soal kalkulus. ia mencatatkan dirinya pada Guinness Book of World Records dengan “Highest IQ” 210. 

2. Gregory Smith 


Mendapatkan Penghargaan Nobel Pada Usia 12 Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith mencatatkan namanya pada nobel perdamaian. berkat usahanya dalam mendirikan International Youth Advocates. Perkumpulan Orang muda seluruh dunia. 

[3. Akrit Jaswal 



Dokter Bedah usia 7 tahun Julukan “anak terpandai di dunia” telah melekat pada Akrit Jaswal, seoarang anak dari India. Ia mengejutkan Publik, ketika pada umur 7 tahun melakukan pembedahan pada seorang gadis lokal di tempatnya. Gadis itu menderita luka bakar di tangannya, hingga tangannya tidak dapat dibuka, dan jaswalpun melakukan pembedahan hingga jemari gadis itu bisa terbuka seperti sedia kala. Saat ini, ia tercatat sebagai dokter paling muda di dunia, ia diterima di Universitas pada usia 11 tahun. 



4. Cleopatra Stratan 


Bocah Penyanyi Berusia 3 Tahun dengan Gaji 1000€ per lagu Lahir Pada 6 Oktober 2002 di Chisinau. ia adalah pencatat sejarah di Industri musik sebagai seorang penyanyi. Dengan albumnya tahun 2006 La vârsta de trei ani (“pada usia 3″). Dia mencatat record seorang artis cilik yang tampil diatas panggung dengan ribuan penggemarnya. Dia juga menerima penghargaan MTV Award dalam Artis termuda yang mencetak #1 Hit .

 5. Aelita Andre 

Pelukis di usia 2 tahun Anak kelahiran Australia ini, baru berumur dua tahun sudah menunjukkan kualitasnya sebagai jenius, ia memiliki sebuah gedung pertunjukkan untuk karya-karya abstraknya. Pada mulanya Mark Jamieson, direktur dari Brunswick Street Gallery di Melbourne’s Fitzroy. Tretarik melihat sebuah poto lukisan dari Aelita Andre. dan dia menginginkannya bergabung dalam grupnya karena bakat lukisannya itu. Ketika undangan telah dibuat, ia baru saja menyadari bahwa Aelita adalah anak yang masih berumur 22 bulan. Namun ia tetap melanjutkan pertunjukannya itu.

Mahasiswa usia 11 tahun



DREAMERSRADIO.COM - Jika umumnya pelajari fisika banyak dihindari oleh remaja Indonesia karena merasa sulit, maka bocah jenius yang saat ini berusia 11 tahun, malah mengambil kuliah di perguruan tinggi ternama dengan jurusan Fisika Quantum yang terkenal sangat sulit bagi orang dewasa sekali pun.

Dilansir dari dailymail, bocah bernama Carson Huey tersebut kini terdaftar sebagai mahasiswa di Texas Christian University dengan mengambil jurusan Fisika Quantum. Kemampuan intelektual Carson memang sudah dimiliki sejak dirinya masih kecil.

Walaupun memiliki fisik anak-anak tetapi kemampuan otaknya sangat luar biasa. Pada usia 2 tahun dirinya sudah bisa membaca, kemudian usia 5 tahun dirinya telah selesai kelas 8, dan mendapat nilai tertinggi untuk pelajaran fisika saat lulus SMA.

Carson anak jenius ini merupakan keajaiban bagi dunia pendidikan. Selain mahir berbahasa mandarin dan bermain piano ia juga terdaftar sebagai mahasiswa termuda di kampusnya. Bahkan untuk mendaftar ke kampus tersebut, Carson harus menggunakan jalur khusus.

Prestasinya yang tinggi membuat banyak orang berpikir kalau anak tersebut mendapat tekanan untuk belajar. Tapi anggapan tersebut keliru karena bocah tersebut tak mengalami tekanan atau tersiksa ketika harus belajar. Menurutnya dukungan dari orang tua membuat dirinya merasa senang untuk belajar.

“Ini semua sangat menyenangkan, dan mendapat dukungan penuh dari ibu. Saya akan berusaha memiliki teman di kampus ini,” ungkap Carson pada NBC 5 Dallas.