Showing posts with label bulu dada. Show all posts
Showing posts with label bulu dada. Show all posts

Monday, June 10, 2013

Jenis Kelamin Burung Murai Batu Terlihat Dari Sifat Fisiknya

Murai batu dengan nama latin (Copsychus malabaricus) Burung ini terlihat gagah dan gerakannya yang lincah membuat banyak penghobi burung semakin menyukainya. Selain itu burung ini bersifat fighter sehingga ketika melihat burung sejenis serta burung yang mempunyai jenis suara yang mirip akan mengeluarkan suara yang keras. Biasanya burung ini memiliki makanan utama selama hidup di alam bebas seperti Serangga, jangkrik, belalang, kumbang, kupu kupu dan serangga lainnya.

Burung murai batu ini sangat banyak dijumpai di jajaran pulau Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan sampai papua. Uniknya lagi setiap pulau ataupun daerah nama Burung Murai Batu pun bermacam-macam, ada disebut dengan si murai batu Medan, murai batu Aceh, si murai batu Lampung contohnya. Nampaknya pemberian nama didasari oleh daerahnya masing-masing. Bagi anda pencinta burung murai batu harus pandai memilih burung murai batu ini, bila ingin mendapat hasil yang memuaskan sangat baik bila memilih burung murai batu yang berasal dari Sumatra, karena pada umumnya burung ini relatif memiliki bentuk yang besar dibanding daerah lainnya. Selain itu juga memiliki volume suara yang keras dan yang paling unik adalah memiliki jenis suara yang bervariasi.

Saat ini tak sedikit terjadi perburuan ilegal di alam bebas, termasuklah perburuan burung murai batu ini sehingga populasi burung ini pun semakin sedikit akibat hal tersebut, kebanyakan yang menjadi korban adalah burung murai batu yang dewasa sehingga mengakibatkan dampak buruk bagi telur-telur yang mereka tinggalkan, karena telur-telur itu pasti tidak berkembang tanpa ada induknya. Maka tidak heran banyak penghobi burung berusaha membudidayakan burung murai batu dengan memberikan bibit yang unggul dengan cara memperhatikan indukan jantan dan indukan yang betina.

Ada keunikan tersendiri bagi burung murai batu jika dicermati dari jenis kelaminnya. Burung murai batu jantan ternyata memiliki suara dan gaya bertarung yang lebih terkenal dari burung murai batu yang betina. Murai batu jantan banyak memiliki nilai lebih daripada burung murai batu betina, ditambah lagi burung murai batu jantan memiliki suara yang keras, merdu dan bervariasi tidak seperti burung murai batu betina yang cenderung memiliki suara yang kecil dan terlihat monoton. Nah, tentunya bagi anda pecinta burung murai batu tidak ingin salah dalam memilih burung murai batu yang anda inginkan. Sebenarnya banyak cara untuk membedakan burung murai batu ini salah satunya kelihatan dari sifat fisik yang dimilikinya. Tentu saja cara ini pasti sudah ditunggu-tunggu oleh penghobi burung si murai batu agar tak salah memilih, berikut adalah cara membedakan antara burung murai batu jantan dan burung murai batu betina:

Murai Batu Jantan

  1. Bentuk kepalanya besar dan pipih.
  2. Penglihatannya tajam dengan mata menonjol keluar.
  3. Paruhnya panjang, tebal dan kokoh.
  4. Warna pada bulu dada coklat pekat.
  5. Warna hitamnya pekat dan mengkilap.
  6. Volume keras dengan banyak variasi suara.
  7. Dilihat pada kakinya memiliki kaki panjang dan terlihat kokoh.
  8. Jika diraba pada supit udangnya terasa tebal dan kaku.


Murai Batu Betina

  1. Bentuk kepalanya agak lebih kecil dari burung murai jantan.
  2. Jika diperhatikan matanya cenderung lebih ke dalam dari pada yang jantan.
  3. Bentuk paruhnya tipis, melengkung dan agak pendek.
  4. Warna pada bulu dada coklat muda.
  5. Warna hitamnya sedikit pucat, kusam dan mengarah ke warna abu-abu.
  6. Volume lebih kecil dan monoton.
  7. Kaki terlihat lebih pendek dan tidak kokoh.
  8. Jika diraba supit udangnya terasa tipis dan lunak


Oleh : Ade Sundari
Referensi : http://www.zonaburung.com/2013/02/tips-membedakan-jenis-kelamin-burung-murai-batu.html.
Sumber Gambar : Internet

Tuesday, April 30, 2013

Murai Batu

Kicaumanaia atau komunitas pecinta burung berkicau semakin berkembang pesat dewasa ini. Termasuk di daerah Sumatera. Lomba-lomba burung berkicau semakin banyak ditemui. Baik dalam skala kecil atau pun skala besar.

Salah satu burung berkicau yang cukup populer di kalangan kicaumania di Pulau Sumatera adalah Murai Batu (MB). Murai Batu merupakan jagoannya burung berkicau di Sumatera. Salah satu jagoan burung berkicau murai batu yang cukup populer di Sumatera adalah Perwira, Murai Batu milik Jass SP dari Pangkalan Kerinci.

Nah, apakah Anda termasuk salah satu kicaumania yang tertarik mengoleksi Murai Batu? Atau Anda sudah mengoleksi murai batu namun sedikit kecewa dengan kualitas fisik dan kicauannya? Mungkin beberapa tips sederhana berikut ini bisa menjadi panduan atau referensi bagi Anda dalam memilih burung Murai Batu berkualitas baik:

Pertama: Ciri fisik

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih Murai Batu adalah dengan mengamati ciri fisiknya. Berikut adalah ciri-ciri fisik Murai Batu yang berkualitas baik:
  • Mata
    Pastikan mata burung Murai Batu (MB) yang Anda pilih sehat, bebas dari adanya tanda-tanda terserang katarak. Karena, Murai Batu yang sudah terkena katarak berisiko tinggi mengalami kebutaan. Ciri-ciri mata Murai Batu yang terserang katarak yaitu terlihat adanya selaput berwarna putih pada bola mata.
  • Bentuk paruh
    Ciri-ciri paruh burung Murai Batu (MB) yang bagus yaitu berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Bentuk paruh bagian bawah harus lurus, hindari memilih Murai batu dengan paruh bengkok.
  • Bentuk kepala
    Bentuk kepala sangat menentukan kualitas dan mental tempur Murai Batu (MB). Ciri-ciri bentuk kepala Murai Batu yang berkualitas baik yaitu: berbentuk kotak dan memiliki mata bulat besar yang melotot tajam.
  • Leher
    Bentuk leher akan berpengaruh pada kualitas suara. Bentuk leher Murai Batu yang baik yaitu berbentuk panjang, padat dan berisi.
  • Postur badan
    Postur badan Murai Batu yang baik yaitu berpostur sedang dengan ukuran panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi.
  • Sayap
    Murai Batu yang sehat memiliki sayap yang mengepit rapat serta kaki yang mencengkeram kuat.
  • Bulu dada
    Menurut beberapa sumber, Murai Batu (MB) yang berkualitas baik umumnya memiliki bulu dada yang berwarna kekuningan. Namun, pada umumnya Murai Batu kebanyakan memiliki bulu dada berwarna kecoklatan.
  • Ekor
    Bentuk ekor yang baik yaitu lentur, rapat dan tidak terlalu tebal. Selain itu, ukuran ekor Murai Batu sebaiknya juga harus serasi dengan postur badan
  • Kaki
    Pilihlah Murai Batu yang memiliki kaki berwarna hitam. Konon, Murai Batu (MB) yang memiliki kaki berwarna hitam diketahui memiliki mental berani.

Kedua: Usia

Usia Murai Batu juga sangat penting untuk diketahui. Sebaiknya pilih Murai Batu yang masih berusia muda. Adapun tips untuk menilai usia Murai Batu dari tampilan fisiknya yaitu:
  • Perhatikan rongga mulutnya, Murai Batu yang masih berusia muda memiliki rongga mulut berwarna putih atau sedikit cerah.
  • Perhatikan juga warna atau corak bulunya. Murai Batu yang masih muda memiliki corak bulu berbintik coklat pada bagian sayap sebelah luar atau pun sayap sebelah dalam.

Ketiga: Tingkah laku

Murai Batu berkualitas baik ditandai oleh beberapa tingkah lakunya, yaitu:
  • Lincah, menandakan bahwa Murai Batu tersebut bermental baik.
  • Memiliki nafsu makan yang baik.
  • Jika dipegang Murai Batu yang aktif dan berani akan menjerit dan berusaha mematuk tangan orang yang memegangnya.

Oleh: Neti Suriana