Showing posts with label kualitas. Show all posts
Showing posts with label kualitas. Show all posts

Tuesday, July 9, 2013

Murai Batu Ekor Hitam, Spesies Murai Batu Aceh

Jenis Murai Batu yang ditemui di Aceh memiliki tipe yang seragam dengan tipe Murai Batu yang ditemukan di beberapa wilayah sekitarnya. Seperti Nias, Kepulauan Mentawai dan hampir semua pulau-pulau kecil yang ada di pantai barat Pulau Sumatera. Salah satu spesies Murai Batu yang bisa ditemukan di Aceh khususnya di daerah Pulau Simeulue yaitu Murai Batu ekor hitam.

Murai Batu ekor hitam memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Secara fisik memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan murai batu yang memiliki ekor putih.
  2. Mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga lebih mudah untuk dipelihara.
  3. Murai Batu ekor hitam lebih cepat pandai berkicau dibanding Murai Ekor putih. Hanya saja kualitas kicauannya selalu berada di bawah Murai ekor putih.
  4. Ukuran ekor bervariasi dari pendek hingga sedang. Berdasarkan ukuran panjang ekornya, Murai Batu ekor hitam dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
    • Pertama: Murai Batu yang memiliki ekor pendek (10-12 cm)
    • Kedua: Murai Batu yang memiliki ekor ukuran sedang (14-16 cm).

Kemampuan berkicau Murai ekor hitam memang tidak sebagus Murai Batu ekor putih. Sehingga jenis Murai Batu jenis ini kalah dominan oleh Murai Batu ekor putih di berbagai ajang kontes burung berkicau. Hal ini menyebabkan harga jual burung Murai Batu ekor hitam cenderung lebih murah dari pada Murai Batu ekor hitam.

Secara umum, harga burung berkicau di pasaran sangat ditentukan oleh dua faktor, yaitu:

Pertama: kualitas

Meliputi kualitas suara, bentuk paruh, hingga warna bulunya. Kualitas suara serta kemampuan berkicau menjadi faktor penting dalam menilai kualitas burung berkicau seperti Murai Batu ini. Nah, Murai Batu ekor hitam seperti sudah disebutkan pada penjelasan karakteristiknya di atas pada umumnya memiliki kualitas suara atau kicauan yang jauh lebih inferior dibanding Murai Batu ekor putih.

Kedua: tingkat kepuasan konsumen

Tingkat kepuasan konsumen terhadap burung berkicau sangat mempengaruhi harga jenis burung tersebut di pasaran. Karena, kicaumania tidak segan-segan mempromosikan kelebihan jenis burung berkicau yang dipeliharanya kepada kicaumania lainnya. Sehingga, kelebihan jenis burung tersebut cepat populer dan diminati oleh kicaumania. Hal ini dengan sendirinya menaikkan harga jenis burung berkicau tersebut.

Namun demikian, terlepas dari fakta bahwa Murai Batu ekor hitam memiliki kualitas suara kicauan yang lebih inferior dari pada Murai Batu ekor putih, namun akhir-akhir ini permintaan Murai batu di pasaran terus meningkat. Selain karena unggul di sisi harga yang cenderung lebih murah,peningkatan permintaan Murai Batu di pasaran disebabkan oleh semakin sulitnya mendapatkan Murai Batu putih. Baik di alam maupun di penangkar. Sehingga Murai batu ekor hitam kemudian menjadi alternatif pilihan bagi para hobiis.

Oleh: Neti Suriana
Referensi:
http://muraibatuaceh,blogspot.com

Friday, May 17, 2013

Pengaruh Jenis Kelamin pada Burung Murai Batu



Dalam dunia perburungan, dua hal utama yang menjadi rujukan penghobis burung saat memilih burung kicauan adalah bulu yang indah serta kemampuannya mengeluarkan suara (gecor) burung yang tinggi dan bervariasi. Untuk melihat dua hal utama ini ada pada seekor burung, kita juga harus mampu membedakan jenis kelaminnya. Karena apa? ternyata jenis kelamin pada seekor burung membawa pengaruh kualitas suara (gecor) dan banyaknya variasi suara yang dapat dimainkan pada burung tersebut, terutama pada burung Murai Batu. Murai batu ini merupakan jenis burung yang cerdas, burung tersebut mampu menirukan hampir semua kicauan burung-burung lain yang ada disekitarnya. Tapi perlu anda ketahui rata-rata burung Murai Batu yang dapat melakukan semua itu adalah yang berjenis kelamin jantan. Sedangkan untuk Murai Batu betina kicauannya itu sedikit kecil dan terdengar monoton (itu-itu saja). Makanya di pasaran sendiri harga Murai Batu jantan biasanya akan lebih mahal daripada Murai Batu yang betina.

Sebelum anda membeli burung Murai Batu, tetapkan terlebih dahulu tujuan anda membeli burung ini untuk apa? apakah untuk mengikuti kontes perlombaan burung? Atau ingin melakukan perkembangbiakan burung tersebut? Dengan ditetapkan tujuan seperti itu anda tentunya bisa memilih jenis kelamin burung Murai Batu seperti apa yang harus anda beli. Jangan sampai tertipu dan salah kaprah. Kebanyakan penghobis burung yang tidak mengerti, mereka akan menyerahkan segala sesuatunya kepada penjual, padahal bisa saja penjual itu menjual murai batu betina dengan harga yang tinggi sementara tujuan anda membeli burung tersebut untuk dikutsertakan dalam sebuah kontes. Atau ketika anda membeli untuk dikembangbiakkan eh malah yang dapat Murai Batu yang jantan, sehingga burung tersebut tidak bertelur-bertelur (yaiyalah).

Nah, untuk menghindari hal-hal seperti itu anda harus mengetahui bagaimana ciri-ciri burung Murai Batu berjenis kelamin jantan dan bagaimana pula ciri-ciri yang berjenis kelamin betina. Selain dapat diketahui dari kegacoran dan variasi suara burung tersebut, membedakan jenis kelamin dilihat dari segi fisik burung Murai Batu juga dapat dilakukan. Karena jika diperhatikan dengan seksama akan terdapat perbedaan antara Murai Batu jantan dengan Murai batu yang betina. Untuk lebih jelasnya berikut tabel ciri-ciri perbedaannya dari segi fisik burung :

FisikCiri-ciri perbedaan burung Murai Batu dilihat dari segi fisik
Kelamin JantanKelamin Betina
Bentuk TubuhLebih besarKecil
Bentuk ParuhPanjang, tebal dan kokohTipis, melengkung dan agak pendek
Bentuk ParuhPanjang, tebal dan kokohTipis, melengkung dan agak pendek
Warna buluPada bulu dada berwarna coklat pekat. Pada bulu hitamnya lebih pekat dan berkilauBulu dada berwarna cokelat muda. Bulu hitam pada tubuh agak pucat, kusam, mengarah keabu-abuan
Bentuk KakiPanjang, berukuran lebih kecil dikelilingi sisik sedikit lebih kasarPendek, berukuran sedang dikelilingi sisik yang agak halus
Bentuk EkorPanjang dan lebarPendek dan kecil

Tabel di atas dapat menjadi referensi anda ketika ingin membeli burung Murai Batu. Agar tujuan anda sesuai dengan burung pilihan yang anda beli. Jangan terkecoh harga murah tapi yang anda dapatkan kualitas burung yang murahan juga, kalau bisa beli dengan harga terjangkau tetapi kualitas patut dipertimbangkan. Harga tinggi juga belum tentu kualitas prima, jika anda sendiri tidak mengerti ciri-ciri burung yang berkualitas itu bagaimana. Sebagai pembeli yang baik anda juga dituntut untuk sedikit banyak tau mengenai apa yang anda beli. Karena pembeli yang baik itu adalah pembeli yang mengerti apa yang mau dia beli. Sepertinya sampai sini dulu artikel kali ini, saya ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat :)

Oleh : Roma Doni
Referensi : http://www.zonaburung.com/2013/02/tips-membedakan-jenis-kelamin-burung-murai-batu.html
Sumber Photo : Google.com

Tuesday, April 30, 2013

Murai Batu

Kicaumanaia atau komunitas pecinta burung berkicau semakin berkembang pesat dewasa ini. Termasuk di daerah Sumatera. Lomba-lomba burung berkicau semakin banyak ditemui. Baik dalam skala kecil atau pun skala besar.

Salah satu burung berkicau yang cukup populer di kalangan kicaumania di Pulau Sumatera adalah Murai Batu (MB). Murai Batu merupakan jagoannya burung berkicau di Sumatera. Salah satu jagoan burung berkicau murai batu yang cukup populer di Sumatera adalah Perwira, Murai Batu milik Jass SP dari Pangkalan Kerinci.

Nah, apakah Anda termasuk salah satu kicaumania yang tertarik mengoleksi Murai Batu? Atau Anda sudah mengoleksi murai batu namun sedikit kecewa dengan kualitas fisik dan kicauannya? Mungkin beberapa tips sederhana berikut ini bisa menjadi panduan atau referensi bagi Anda dalam memilih burung Murai Batu berkualitas baik:

Pertama: Ciri fisik

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih Murai Batu adalah dengan mengamati ciri fisiknya. Berikut adalah ciri-ciri fisik Murai Batu yang berkualitas baik:
  • Mata
    Pastikan mata burung Murai Batu (MB) yang Anda pilih sehat, bebas dari adanya tanda-tanda terserang katarak. Karena, Murai Batu yang sudah terkena katarak berisiko tinggi mengalami kebutaan. Ciri-ciri mata Murai Batu yang terserang katarak yaitu terlihat adanya selaput berwarna putih pada bola mata.
  • Bentuk paruh
    Ciri-ciri paruh burung Murai Batu (MB) yang bagus yaitu berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Bentuk paruh bagian bawah harus lurus, hindari memilih Murai batu dengan paruh bengkok.
  • Bentuk kepala
    Bentuk kepala sangat menentukan kualitas dan mental tempur Murai Batu (MB). Ciri-ciri bentuk kepala Murai Batu yang berkualitas baik yaitu: berbentuk kotak dan memiliki mata bulat besar yang melotot tajam.
  • Leher
    Bentuk leher akan berpengaruh pada kualitas suara. Bentuk leher Murai Batu yang baik yaitu berbentuk panjang, padat dan berisi.
  • Postur badan
    Postur badan Murai Batu yang baik yaitu berpostur sedang dengan ukuran panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi.
  • Sayap
    Murai Batu yang sehat memiliki sayap yang mengepit rapat serta kaki yang mencengkeram kuat.
  • Bulu dada
    Menurut beberapa sumber, Murai Batu (MB) yang berkualitas baik umumnya memiliki bulu dada yang berwarna kekuningan. Namun, pada umumnya Murai Batu kebanyakan memiliki bulu dada berwarna kecoklatan.
  • Ekor
    Bentuk ekor yang baik yaitu lentur, rapat dan tidak terlalu tebal. Selain itu, ukuran ekor Murai Batu sebaiknya juga harus serasi dengan postur badan
  • Kaki
    Pilihlah Murai Batu yang memiliki kaki berwarna hitam. Konon, Murai Batu (MB) yang memiliki kaki berwarna hitam diketahui memiliki mental berani.

Kedua: Usia

Usia Murai Batu juga sangat penting untuk diketahui. Sebaiknya pilih Murai Batu yang masih berusia muda. Adapun tips untuk menilai usia Murai Batu dari tampilan fisiknya yaitu:
  • Perhatikan rongga mulutnya, Murai Batu yang masih berusia muda memiliki rongga mulut berwarna putih atau sedikit cerah.
  • Perhatikan juga warna atau corak bulunya. Murai Batu yang masih muda memiliki corak bulu berbintik coklat pada bagian sayap sebelah luar atau pun sayap sebelah dalam.

Ketiga: Tingkah laku

Murai Batu berkualitas baik ditandai oleh beberapa tingkah lakunya, yaitu:
  • Lincah, menandakan bahwa Murai Batu tersebut bermental baik.
  • Memiliki nafsu makan yang baik.
  • Jika dipegang Murai Batu yang aktif dan berani akan menjerit dan berusaha mematuk tangan orang yang memegangnya.

Oleh: Neti Suriana