Showing posts with label paruh. Show all posts
Showing posts with label paruh. Show all posts

Monday, May 20, 2013

Beberapa Mitos mengenai burung Murai Batu

Sebagian masyarakat di Indonesia yang masih berpegang teguh terhadap adat-istiadat dan tradisi nenek moyang kebanyakan percaya dengan adanya mitos. Pengaruh Mitos dalam kehidupan mereka cukup membawa andil dalam melakukan sesuatu. Sedikit tentang mitos, Mitos adalah sesuatu hal yang dipercayai serta dianggap menjadi suatu kebenaran sejak zaman dahulu, walau sifat kebenarannya hanya berlaku sepihak bagi mereka-mereka yang mempercayai dan meyakininya saja. Mitos-mitos yang ada juga masuk mengenai ke jenis burung kicauan yaitu burung Murai Batu. Ada anggapan dari zaman dahulu bahwa karakteristik ciri-ciri pada burung membawa arti sendiri bagi burung tersebut. Anggapan-anggapan mitos itu juga ternyata menjadi rujukan beberapa orang ketika membeli burung kicauan. Mungkin karena keeksotisan pada burung Murai Batu sehingga mitos-mitos yang ada berkembang pesat di masyarakat. Di bawah ini merupakan mitos-mitos yang ada mengenai burung Murai Batu :

  • Berkaki Hitam
    Burung Murai Batu yang memiliki kaki berwarna hitam dipercaya mempunyai jiwa mental tarung yang tinggi dan merupakan ciri burung sejati jenis ini.

  • Bertulang kaki besar
    Bahwa burung Murai tersebut tidak mudah mundur saat tempur, tidak menyerah. Tipikal pemberani.

  • Ekor bercabang
    Sifat burung payah diatur, sulit jinak. Untuk itu dibutuhkan kesabaran yang tinggi kepada pemilik burung dengan ciri Murai seperti ini.

  • Paruh tebal dan panjang
    Cenderung mengeluarkan suara-suara berdurasi pendek dan lambat tetapi dengan volume suara yang kuat (tinggi).

  • Paruh pendek dan tipis
    Kemampuan burung untuk rajin berkicau dengan suara-suara yang melengking di telinga. Cocok untuk mengisi kesunyian.

  • Paruh Celah
    Celah pada burung tersebut, dipercaya membuat burung mengeluarkan suara yang lebih besar sehingga akan terdengar mantap.

  • Kepala burung Murai berbentuk datar
    Karakter yang dimiliki tangguh dan siap untuk bertempur. Burung yang cocok untuk dibawakan dalam perlombaan karena tidak bermental takut jika bertemu lawan.

  • Mata burung Murai yang Melotot
    Sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan. Tidak sulit dipelihara sebab jiwa burung yang bermental baik.

  • Bentuk leher tebal
    Kelebihan pada volume suara yang dikeluarkan tinggi dan lebih mendominasi dari segi suara jika dibandingkan pada jenis lainnya.

  • Murai Batu bertubuh besar, berekor panjang, bulu ekor agak tebal
    Jenis ini dianggap sebagai jenis Murai batu yang mudah lelah, kecapekan. Kurang gocer dalam berkicau, tidak cocok untuk diikutsertakan lomba kicauan. Namun untuk kemolekan tubuhnya sangat enak dilihat.

  • Memalingkan wajah saat bertemu lawan
    Kepercayaan bahwa burung tersebut bermental penakut, tidak siap tempur dan tidak beringas.

Nah, point-point di atas merupakan mitos-mitos yang berkembang di masyarakat mengenai burung Murai Batu. Walaupun artian-artian terhadap ciri-ciri burung Murai Batu di atas tidak dapat secara total dijadikan patokan dalam memilih burung Murai Batu yang berkualitas baik, karena itu semua hanya sebuah mitos, kebenaran yang bersifat keyakinan sebagian pihak saja. Penulis hanya menjabarkan segala mitos tentang Murai Batu yang terjadi, lebih untuk menambah pengetahuan bagi kita semua tidak hanya penghobis burung terlagi bagi para pembaca :)

Oleh : Roma Doni
Referensi : http://kicauku.com/mitos-murai-batu

Thursday, May 2, 2013

MURAI BATU YANG PENCEMBURU - Habis

Selain dari dua jenis burung murai batu tersebut, masih ada jenis burung murai batu lainnya yaitu burung murai batu Nias, Binjai dan Kalimantan. Namun untuk murai Kalimantan belum ada yang menjadikannya sebagai burung peliharaan karena suaranya kalah merdu dengan saudara saudaranya dari pulau Sumatra. Meskipun burung murai batu pada umumnya ketika di alam bebas memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat akan perubahan cuaca, namun ketika menjadi burung peliharaan burung pemakan serangga tersebut menjadi sedikit manja. Apalagi sifat dasar dari burung murai batu yang cepat akrab dengan pemiliknya, membuat burung murai batu dalam sangkar yang jinak jinak merpati karena tetap saja kalau pintu sangkarnya terbuka sang murai akan kabur terbang ke alam bebas dan menjadi burung merdeka. Jadi tidak ada salahnya kebersihan kandang (tidak harus selalu bagus dan mahal) dan kenyamanan kandang harus senantiasa dijaga kebersihannya. Para hobiis biasanya memberikan makanan pada burung murai batu (apapun jenisnya) dengan telur lebah, ulat hingkong, kroto ataupun jangkrik. Namun sesekali diberikan juga makanan pelengkap berupa pelet ataupun poer yang tersedia di pasaran.

Nah bagi para hobiis pemula yang ingin rumahnya dihiasi kicauan murai batu di pagi hari ada beberapa langkah yang bisa dicermati untuk memperoleh murai batu yang baik. Menurut para hobiis murai batu yang sudah malang melintang dan telah banyak memakan asam garam dalam melihat karakteristik burung murai batu dapat diambil kesimpulan, bahwa murai batu adalah hewan yang paling mudah jinak dan cepat akrab dengan pemiliknya. Atas dasar itulah banyak hobiis yang jatuh hati pada burung murai batu. Namun seperti manusia murai batu juga memiliki rasa cemburu dan merasa tersaingi jika ada burung murai lainnya (takut majikannya berpaling hati ) sehingga akan terjadi pertempuran adu kemampuan siapa yang memiliki suara yang paling lantang dan merdu agar dia tetap disayang oleh tuannya. Sifat dasar itulah sering di manfaatkan oleh para hobiis ketika mengadakan lomba, sehingga tidak usah susah payah membujuk sang murai batu untuk bersuara dan memenangkan lomba. Dan ternyata nafsu birahi dari murai batu jantan cukup tinggi sehingga tidak akan kesulitan untuk mengawinkan murai batu jantan dengan pasangannya.

Bagi para hobiis pemula yang akan mulai mencari bakalan murai baru untuk di pelihara ada beberapa tips yang bisa dijadikan pegangan diantara adalah dalam memilih burung murai batu dengan kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot (hal tersebut menunjukkan sang murai mempunyai mental tempur yang yahud), untuk yang berkelamin jantan murai batu dapat dicirikan dengan warna bulu hitam yang tegas dan mengkilap serta kontras. Dan ekor murai jantan lebih panjang dari yang betina. Walaupun kecil tapi coba pilih burung murai dengan paruh bagian bawah yang lurus, dengan bentuk paruh yang lebar, tebal, besar dan panjang. Selain itu pilih juga lubang hidung yang sedekat mungkin dengan posisi mata. Nah untuk postur tubuh, pilihlah murai batu dengan postur sedang sedang saja (tidak terlalu gemuk apalagi kurus) dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan pernah memilih murai yang berleher dan berbadan pendek. Leher panjang dan padat berisi menandakan burung murai tersebut akan mengeluarkan power suara secara maksimal. Nah untuk yang satu ini tidak boleh dilewatkan adalah mencari bakalan murai yang lincah dan bernafsu makan besar dan warna kaki tidak ada pengaruh sama sekali dengan mental burung murai yang akan di pelihara. Selamat mencoba.

OLEH : DENNY SURYADHARMA

Tuesday, April 30, 2013

Murai Batu

Kicaumanaia atau komunitas pecinta burung berkicau semakin berkembang pesat dewasa ini. Termasuk di daerah Sumatera. Lomba-lomba burung berkicau semakin banyak ditemui. Baik dalam skala kecil atau pun skala besar.

Salah satu burung berkicau yang cukup populer di kalangan kicaumania di Pulau Sumatera adalah Murai Batu (MB). Murai Batu merupakan jagoannya burung berkicau di Sumatera. Salah satu jagoan burung berkicau murai batu yang cukup populer di Sumatera adalah Perwira, Murai Batu milik Jass SP dari Pangkalan Kerinci.

Nah, apakah Anda termasuk salah satu kicaumania yang tertarik mengoleksi Murai Batu? Atau Anda sudah mengoleksi murai batu namun sedikit kecewa dengan kualitas fisik dan kicauannya? Mungkin beberapa tips sederhana berikut ini bisa menjadi panduan atau referensi bagi Anda dalam memilih burung Murai Batu berkualitas baik:

Pertama: Ciri fisik

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih Murai Batu adalah dengan mengamati ciri fisiknya. Berikut adalah ciri-ciri fisik Murai Batu yang berkualitas baik:
  • Mata
    Pastikan mata burung Murai Batu (MB) yang Anda pilih sehat, bebas dari adanya tanda-tanda terserang katarak. Karena, Murai Batu yang sudah terkena katarak berisiko tinggi mengalami kebutaan. Ciri-ciri mata Murai Batu yang terserang katarak yaitu terlihat adanya selaput berwarna putih pada bola mata.
  • Bentuk paruh
    Ciri-ciri paruh burung Murai Batu (MB) yang bagus yaitu berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Bentuk paruh bagian bawah harus lurus, hindari memilih Murai batu dengan paruh bengkok.
  • Bentuk kepala
    Bentuk kepala sangat menentukan kualitas dan mental tempur Murai Batu (MB). Ciri-ciri bentuk kepala Murai Batu yang berkualitas baik yaitu: berbentuk kotak dan memiliki mata bulat besar yang melotot tajam.
  • Leher
    Bentuk leher akan berpengaruh pada kualitas suara. Bentuk leher Murai Batu yang baik yaitu berbentuk panjang, padat dan berisi.
  • Postur badan
    Postur badan Murai Batu yang baik yaitu berpostur sedang dengan ukuran panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi.
  • Sayap
    Murai Batu yang sehat memiliki sayap yang mengepit rapat serta kaki yang mencengkeram kuat.
  • Bulu dada
    Menurut beberapa sumber, Murai Batu (MB) yang berkualitas baik umumnya memiliki bulu dada yang berwarna kekuningan. Namun, pada umumnya Murai Batu kebanyakan memiliki bulu dada berwarna kecoklatan.
  • Ekor
    Bentuk ekor yang baik yaitu lentur, rapat dan tidak terlalu tebal. Selain itu, ukuran ekor Murai Batu sebaiknya juga harus serasi dengan postur badan
  • Kaki
    Pilihlah Murai Batu yang memiliki kaki berwarna hitam. Konon, Murai Batu (MB) yang memiliki kaki berwarna hitam diketahui memiliki mental berani.

Kedua: Usia

Usia Murai Batu juga sangat penting untuk diketahui. Sebaiknya pilih Murai Batu yang masih berusia muda. Adapun tips untuk menilai usia Murai Batu dari tampilan fisiknya yaitu:
  • Perhatikan rongga mulutnya, Murai Batu yang masih berusia muda memiliki rongga mulut berwarna putih atau sedikit cerah.
  • Perhatikan juga warna atau corak bulunya. Murai Batu yang masih muda memiliki corak bulu berbintik coklat pada bagian sayap sebelah luar atau pun sayap sebelah dalam.

Ketiga: Tingkah laku

Murai Batu berkualitas baik ditandai oleh beberapa tingkah lakunya, yaitu:
  • Lincah, menandakan bahwa Murai Batu tersebut bermental baik.
  • Memiliki nafsu makan yang baik.
  • Jika dipegang Murai Batu yang aktif dan berani akan menjerit dan berusaha mematuk tangan orang yang memegangnya.

Oleh: Neti Suriana