Showing posts with label PENGEMBANGAN DIRI. Show all posts
Showing posts with label PENGEMBANGAN DIRI. Show all posts

Wednesday, January 29, 2014

Cool Bad Boy

Bad boy is a picture of someone who does not like the establishment , he was always rebellious , different wants and is not satisfied with the arrangement and something that already exists . Understanding this negative connotation .

Bad boy attitude cool is someone he does not like the establishment, and always want to be different in order to achieve goals or objectives better for the good and honor him . Understanding the positive connotation .

What characteristic cool bad boy ?

1 . Having big dreams . He has big dreams that he wants to accomplish . Have high confidence to achieve it . Always visualize the goal with a broader view .

2 . Having the courage to achieve what he wants . Usually he is a brave man who is ready to do anything for a dream if he thinks it's true and useful things for himself .

3 . Being able to ignore things that are not useful . Not many people are able to ignore other things that would interfere with his job , but he was able to do it .

4 . Be different . She always look different in certain respects , such as how berfikirnya , attitude behavior , actions , citacitanya , etc. . He dared to be different to most people and the environment so that he becomes the controlling environment not follow environments .

This bad boy will cool quickly get what he wants and is able to bring the environment into a better direction . Like a magnet he attracted the attention of the environment , all people tend to be attracted because of his personal qualities he showed with keberaniaanya and decisiveness .
You might also like :

Monday, December 23, 2013

Orang bijaksana adalah orang yang bersih hatinya.

Pernahkan kita mendengar tentang kata bijaksana ? kata ini menggambarkan seseorang dengan kematangan jiwa dan kepribadian yang sangat tinggi dan kemampuan mengenal diri dan kehidupan dengan baik. Orang bijaksana adalah orang yang bisa menempatkan diri pada situasi yang berbeda dengan baik. Bijaksana berbeda dengan bijaksini mengidyaratkan seseorang dengan perilaku yang egois dan merasa benar sendiri tanpa mendengar dan mempertimbangkan pendapat orang lain.

Kata lain untuk orang bijaksana adalah orang alim atau orang saleh atau seorang filusuf atau seorang ahli kehidupan atau ahli kebenaran. Belajar tentang prinsip-prinsip kebenaran dan kehidupan kepada mereka adalah jalan yang dianjurkan agar kita mendapatkan pencerahan dan kekuatan keyakinan dalam hidup apapun agamanya. Biasanya mereka akan berada diatas pemahaman semua agama sehingga mereka membawa sikap toleransi yang sebenarnya dalam kehidupan. Mereka melihat kehidupan ini sesuatu yang utuh dan tunggal dan mereka mengenal tuhan semua agama pada prinsipnya sama dengan anama yang berbeda-beda.

Mengapa  mereka bisa bersikap perilaku seperti itu ? karena prinsip-prinsip hidup yang mereka pahami. Karena kebersihan hati mereka dari penyakit hari seperti iri, dengki, sombong, bangga diri , pamer, dendam, dan penyakit hati lainnya yang membuat orang berfikir sempit dan hal itu menandakan keluasan pengetahuan dan hatinya.

Hati adalah kunci pengenalan kebenaran !

Jika anda seorang pencari kebenaran dalam hidup, jika anda selalu resah tentang jati diri manusia itu apa ? dan jika anda ingin hidup ini lebih bermakna dan bermanfaat buat sesama dan jika anda mencari keberadaan tuhan dalam hidup anda, maka tahap awal anda bisa memakai otak atau logika anda. Dengan otak anda bisa merenung dan berdialog dengan diri sendiri dengan mencari jawaban dari sejuta pertanyaan dalam benak dan mencoba menjawabnya dengan pengetahuan kita atau anda harus berdialog dengan orang lain untuk menemukannya.

Perjalanan berikutnya anda harus berfikir keras untuk menemukan kebenaran dengan mencoba menemukan dengan membandingkan pemikiran para filusuf kehidupan yang biasanya berfikir dalam dengan mengandalkan kemampuan pikiran sampai batas tertentu. Tetapi pemakaian logika ini akan terbentur dan terbatas pasa kemampuan logika seseorang atau kapasitasnnya dan tidak akan bisa menelusuri tingkat kebenaran untuk hal-hal yang sifatnya tidak kelihatan dengan panca indera atau mata manusia.

Jika anda telah mentok atau tertabrak dinding kepada hal-hal yang tidak logis maka anda harus memakai perjalanan spiritual atau perjalanan batin atau perjalanan hati. Dengan hati artinya dengan rasa kemudian lebih dalam lagi dengan perjalanan ghoib memakai hati nurani dan lebih dalam lagi dengan memahami isyarat yang lebih tidak kelihatan lagi karena lebih halus pembelajarannya dengan hakekat sesuatu dan disanalah kita akan mengenal tuhan setelah tidak ada rasa amanis dan pahit maka rasa berketuhanan akan muncul.

Seseorang tidak akan kenal tuhan yang sebenarnya jika dia hanya memekai perjalanan akal atau logika tanpa melakukan perjalan hati atau batin sehingga bisa mengarungi yang goib atau sesuatu yang tidak masuk akal.

Ingin sukses ? cermati peran alam bawah sadar !



Alam bawah sadar adalah kekuatan dalam diri kita yang berproses seperti mesin otomatis dan menghasilkan sesuatu tanpa kita sadari. Alam bawah sadar ini digambarkan seperti gunung es oleh para ahli yang biasanya  kelihatan kecil di permukaan tetapi besar dibawah permukaan laut karena  dasarnya ada dibawah laut, hal tersebut membuat dunia pelayaran biasanya salah melihatnya. Alam bawah sadar ini merupakan kumpulan dari perbuatan-perbuatan sadar yang telah tertanam menjadi kebiasaan dalam diri kita.

Kita bisa lihat saat kita makan sendok akan selalu masuk ke mulut tidak pernah ke telinga karena telah diajarkan dalam waktu yang lama sehingga terbentuk pola atau kebiasaan dan biasanya sejak kecil dan ketika kita tidak sadar maka mesin tadi tetap akan bergerak sesuai dengan pola yang telah tertanam sejak awal tersebut.

Jika kita biasakan alam bawah sadar dengan hal-hal yang positif maka dia akan bergerak secara otomatis ke arah yang positif dan mengikuti pola berfikir kita. Jika kita berfikir  negataif maka mesin tadi akan terisi dan memproses hal yang negatif dan saat kita tidur atau tidak sadar mesin ini akan selalu bekerja dan kita cenderung akan dibawa kepada proses tersebut. itulah kenapa jika kita punya masalah dan dibawa tidaur saat bangun kembali telah ada solusi yang muncul dalam benak kita.

kekuatan alam bawah sadar ini akan membawa kebiasaan pada proses pencapaian tujuan dtertentu jika kita terus melatihnya.

Monday, December 9, 2013

Pemberian terbaik ?

Mungkin orang berpikir bahwa pemberian terbaik itu adalah uang. Well, saya agak sedikit berbeda menyikapinya. Because in my opinion, hal yang terbaik yang bisa diberikan seseorang kepada kita adalah waktu-nya. Uang yang kita habiskan untuk orang lain masih bisa dicari lagi, tapi lain halnya dengan waktu. Sekali kita menghabiskannya, maka waktu itu tidak akan kembali lagi. Tulisan ini saya tulis pukul 18.29 waktu Jakarta, pada tanggal 21 oktober 2012. Mungkin keesokan harinya, kalau masih diijinkan hidup, saya masih bertemu dengan pukul 18.29. tapi itu merupakan 18.29 yang sudah beda, baik dari segi penanggalan maupun momen dan atmosfer yang terjadi pada pukul 18.29 itu.

Untuk penjelasan momen dan atmosfer, saya ingin menjelas dengan contoh cerita. Andaikan hari kita merasa sangat bosan dan ingin jalan-jalan keluar, lalu kita memutuskan untuk menghubungi entah itu teman,keluarga,ataupun pasangan agar ada yang bisa menemani. Dia kemudian meng-iya-kan dan kitapun merasa senang.Tetapi tiba-tiba, 5 menit sebelum berangkat, dia menelpon dan membatalkan rencana yang sudah dibuat, dan berjanji akan menebusnya keesokan harinya. Bisa dibayangkan betapa kesalnya kita. Secara teknis, kita bisa saja menunda rencana itu sampai besok ,lusa, atau bahkan minggu depan. Tapi perasaannya tentu sudah beda lagi. Momen dimana kita ingin keluar adalah pada saat itu juga. Atmofer kesendirian yang dirasakan adalah pada saat itu juga. Atmosfer dan momennya sudah beda. Di keesokan harinya mungkin saja kita malah sangat malas untuk keluar dan lebih memilih untuk tinggal di rumah

Contoh yang lain: Let’s say teman kita ulang tahun pada tanggal 21 November 2012, dan karena kesibukan pekerjaan, kita jadi lupa, dan baru sempat memberi ucapan keesokan harinya. Nah, “ucapan selamat ulang tahun” ini, sebenarnya bisa diucapkan keesokan harinya, tapi sekali lagi, momen dan atmosfernya sudah beda. “Nilai” ucapan yang disampaikan pada tanggal 22 November akan berbeda dengan nilai ucapan yang disampaikan pada tanggal 21 November. Nilai ucapan yang disampaikan pada tanggal 21 November pukul  15.00 akan berbeda dengan nilai ucapan yang disampaikan pada pukul 00.00. Setiap waktu memiliki nilainya masing-masing.

Moreover, waktu juga menjadi pemberian yang sangat berharga, karena dari ribuan kemungkinan cara menghabiskan waktu di muka bumi ini (main game, tidur-tiduran, nongkrong, internetan, olahraga,dll) , orang itu memilih untuk menghabiskannya bersama kita. Bukan bersama orang lain tapi bersama kita. Secara tidak langsung orang itu mengatakan: “Aku mau menghabiskan waktuku denganmu karena aku menganggapmu sebagai orang yang penting”

“When you give someone your time, you are giving them a portion of your life that you’ll never get back.Your time is your life. That is why the greatest gift you can give someone is your time ” – Rick Warren -

Type orang extrovert dan introvert

Apa yang ada di benak kita ketika mendengar kata introvert ?  apakah mungkin kita akan membayangkan seseorang yang pemalu, penyendiri, dan hanya sedikit berbicara? Jika ada orang yang beranggapan seperti itu maka dia tidak salah, tapi dia juga tidak sepenuhnya benar. Karena apa yang dipaparkan di atas hanyalah sebagian kecil dari unsur atau pengertian introvert yang sebenarnya, yang sayangnya digunakan kebanyakan orang untuk melabeli orang tertentu dengan sebutan introvert. Lalu apakah sebenarnya introvert itu?

Introvert pada dasarnya merujuk pada jenis kepribadian seseorang yang merupakan lawan dari ekstrovert. Jenis kepribadian introvert atau ekstrovert ini merujuk pada preferensi-preferensi yang dipilih oleh seseorang.  Sementara  preferensi – preferensi itu dipilih berdasarkan hal-hal yang terasa lebih nyaman untuk dilakukan atau dijalani. Dengan kata lain, kepribadian akan menentukan definisi kenyamanan. Nyaman bagi orang ekstrovert belum tentu nyaman bagi orang introvert.

Introvert adalah orang yang berorientasi  ke ‘dalam’ diri mereka sendiri (inward thinking). Mereka tertarik pada dunia ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-orang  introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri untuk berpikir ataupun beraktivitas.  Sumber energi mental mereka berasal dari proses ‘menyendiri’ ini sehingga bagi orang yang tidak mengerti, orang introvert terkadang disalah artikan sebagai pribadi yang anti sosial dan tertutup. Ketika orang introvert bersosialisasi dengan banyak orang, maka ‘stock’ energi mental  mereka perlahan-lahan akan berkurang dan ketika itu terjadi, maka mereka akan ‘mengisi ulang’ dirinya dengan menyendiri.  Banyak pemikir, seniman atau orang—orang hebat yang merupakan orang introvert. Nama-nama seperti Albert Einstein, Abraham Lincoln, Steven Spielberg, sampai businessman sekelas Bill Gates adalah contoh notable orang-orang introvert yang sukses dalam pekerjaan mereka




Ekstrovert adalah orang-orang yang kepribadiannya sangat bertolak belakang dengan orang introvert karena mereka adalah orang-orang yang berorientasi ke ‘luar’ diri mereka (outward thinking).Ciri dari orang ekstrovert adalah outgoing, pandai bersosialisasi, dan senang mengobrol.  Jika orang introvert mengisi energinya dengan menyendiri, maka orang ekstrovert justru mendapatkan energi mentalnya dengan bersosialisasi dan bertemu orang banyak. Ketika mereka sendiri, mereka akan merasa tidak tenang karena itu akan ‘menghabiskan’ energi mereka. contoh orang ekstrovert yang terkenal adalah Soekarno, Guy Kawasaki, dan Larry King

Pada dasarnya, orang introvert juga suka bersosialisasi, namun mereka sudah merasa nyaman jika memiliki  1 atau 2 orang teman dekat karena bagi mereka yang terpenting bukanlah kuantitas teman yang  mereka miliki tetapi lebih kepada kualitas atau ‘kedalaman’ hubungan yang mereka bangun. Beda halnya dengan orang ekstrovert, mereka sangat senang bertemu dengan orang-orang baru dan membuat teman sebanyak mungkin karena justru hal inilah yang membuat mereka nyaman.

Dalam dunia kerja, orang introvert lebih cenderung bekerja secara sendiri atau dalam kelompok kecil yang tenang karena bagi mereka cara kerja seperti itu terasa kondusif. Adapun orang ekstrovert, mereka senang bekerja di posisi dimana mereka bisa berinteraksi dengan banyak orang. Tempatkan mereka di lingkungan sepi dan mereka akan merasa pekerjaan itu sangat tidak menyenangkan.

Lalu yang manakah yang lebih bagus, menjadi orang introvert atau ekstorvert ? sebenarnya pertanyaan ini sendiri tidak patut ditanyakan karena esensinya akan sama apabila kita mempertanyakan yang manakah  lebih bagus antara pria atau wanita. Keduanya berbeda tapi saling melengkapi. Sayangnya di dunia dimana publisitas dan narsisme di agung-agungkan seringkali orang ekstrovert cenderung mendapat apresiasi lebih dibandingkan orang introvert karena orang introvert biasanya lebih unggul dalam bersosialiasi sehingga mudah kelihatan ‘menonjol’ di mata orang lain

Pada dasarnya tidak ada orang yang 100% ekstrovert ataupun 100% introvert. Kita semua merupakan campuran dari unsur ini, hanya saja ada satu unsur yang mendominasi kepribadian kita yang memang sudah terbentuk dari ‘sananya’.   Pada sisi lain, ada juga orang yang bertipe Ambivert, yaitu orang yang memiliki kepribadian introvert dan ekstrovert yang seimbang atau 50-50, namun jumlah orang seperti ini sangat sedikit.

Pada akhirnya kita tidak perlu mempermasalahkan apakah kita introvert atau ekstrovert, tapi yang lebih penting adalah bagaimana mengembangkan potensi berdasarkan pengetahuan akan jenis kepribadian kita, karena setiap kepribadian tentu memiliki kelebihan dan juga kekurangan.contoh sederhananya, Orang introvert harus belajar  lebih membuka diri terhadap pergaulan baru dan dunia sosial. Sedangkan orang ekstrovert harus belajar menikmati waktu-waktu sendiri mereka.

Pahami orang-orang bertipe introvert.

Pendiam bukan berarti pemalu
Penyendiri bukan berarti tidak mengerti akan kehidupan sosial
Tidak berbicara bukan berarti bisu
Melamun bukan berarti kalah pada keadaan
itulah Introvert

Introvert adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung menyendiri. Mereka adalah pribadi yang lebih menyukai ketenangan dari pada khalayak ramai.
Jumlah orang yang introvert hanya sekitar 25% dari total manusia. Hal ini menyebabkan banyak kesalahpahaman, karena masyarakat tidak memiliki pengalaman yang cukup dengan orang-orang introvert.

Ciri-ciri orang bertipe introvert
 
1. Introvert suka menyendiri , Enjoy menikmati kesendirian
2. Lebih suka mendengarkan daripada bicara
3. Introvert akan berbicara ketika waktunya berbicara
4. Ketika berkumpul dengan beberapa orang , dia akan diam seribu bahasa dan akan menjawab langsung pada intinya ketika ditanya
5. Ketika berkumpul dengan banyak orang dan sedang dalam sebuah forum/club/perkumpulan yang resmi, tipe introvert akan lebih aktif dan banyak bicara
6. Haus akan hal yang berbau informasi
7. Tingkat kehati-hatian yang tinggi
8. Introvert itu pasti Geek
9. Cuek dan kadang sombong
10. Selalu menyimpan masalahnya sendiri
11. Selalu berpikir sebelum berbicara

Apakah anda termasuk tipe yang introvert ? apakah  point-point diatas mencerminkan sifat/kepribadian anda ? Anda takut menjadi seorang introvert ? atau anda senang dan ingin menjadi seorang introvert ? apakah introvert adalah bawaan dari gen keluarga  atau sebuah tipe yang dibuat-buat segelintir orang ?

Kita sudah tahu , kalau di dunia ini hanya ada 25% orang bertipe intovert dari jumlah total manusia dan kita tahu bahwa orang bertipe ini lebih suka menyendiri dan bersifat privasi beda halnya dengan orang yang bertipe eksovert , tipe yang lebih terbuka dan senang bersosialisasi.

Dampak Positif Bertipe Introvert
1. Memiliki wawasan yang luas , apalagi bidang yang diminati .
2. Jarang terjatuh (dalam artian salah ambil keputusan) karena sifatnya yang sangat  hati-hati
3. Seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan dan permasalahan
4. Ketika 2 orang yang bertipe introvert bertemu maka akan sulit untuk mengalahkan dan memisahkan mereka
5. dll

Ahli psikologi sekelas Mihaly Csikszentmihalyi dan Gregory Feist mengatakan bahwa, orang-orang Introvert adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah Adikarya. Biasanya seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada orang lain.

Dampak Negatif Bertipe Introvert
1. Selalu tersalahkan (di kambing hitamkan)
2. Di cap sebagai orang cuek dan judes
3. Kurang tahu dunia sosial
4. Selalu dipojokkan
5. Selalu terlihat tidak gaul
6. dll

Ternyata banyak para pemimpin dunia yang memang seorang Introvert salah satunya Bill Gates dan Steve Wozniak.

Opini Ndeso Films (Fajar Nurhakim)

Saya sendiri memang seorang introvert, saya lebih suka menyendiri ditempat yang memang sepi dan tenang, jujur saja saya lebih suka mengalah daripada harus bertikai , tapi ketika pendapat saya ada yang mendorong mundur, saya akan mempertahankannya agar terus di atas apapun caranya.

Tidak masalah apakah orang itu bersifat introvert atau eksovert, yang penting dia bisa mendorongnya ke hal yang positif dan berguna bagi orang lain :D.

Mengapa wanita JUDEESSS ! dan DINGIIIn !

 Pernahkah Anda bertemu dengan wanita yang pembawaannya selalu dingin, judes dan tidak fun untuk diajak berkomunikasi atau bahkan berteman?

Pengertian judes atau arti dari judes serta istilah judes atau Sinonim dari kata judes adalah:
lekas marah dan suka membentak-bentak atau menyakiti hati orang; ketus; tajam mulut.

Wanita seperti ini memiliki pertahanan diri yang sangat sulit sekali untuk ditembus. Hal ini membuat banyak pria mengurungkan niatnya untuk berkenalan atau berkomunikasi. Sifat mereka yang dingin membuat mereka seolah begitu tertutup. Kita sebagai pria tentunya ingin mengenal wanita yang terbuka, karena mereka lebih mudah untuk berkomunikasi dan enak untuk diajak ngobrol. Masalahnya, bagaimana dengan wanita yang sebaliknya, yang begitu dingin bahkan judes yang langsung membuat pria lari terbirit-birit?

Nah, kalau Anda kebetulan sedang mengenal wanita dengan tipe seperti ini, Anda harus tahu dulu mengapa wanita itu memiliki sifat seperti itu. Setiap kepribadian atau pun karakter manusia bisa terbentuk karena suatu kejadian, peristiwa atau momen tertentu. Bisa pula terjadi karena memang sudah seperti itu.

Cari tahu mengapa wanita tersebut bisa bersikap begitu dingin. Banyak sekali kemungkinannya.

Seorang wanita bersikap dingin pada pria mungkin karena dulunya pernah disakiti atau dikhianati pria, bahkan berkali-kali. Hal ini berakibat luka yang ditimbulkan sangat besar sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk kembali normal. Jika memang seperti ini kondisinya, yang perlu Anda lakukan adalah membuatnya nyaman berada di dekat Anda. Analoginya adalah seperti ketika Anda mengenal orang asing yang tak dikenal sebelumnya. Anda pasti secara tidak sadar membentuk perisai pertahanan diri yang membuat Anda merasa kurang nyaman untuk berinteraksi. Apalagi melihat gelagat yang mencurigakan, pasti pertahanannya makin kuat, seolah ada alarm yang memperingatkan adanya sesuatu yang aneh. Kalau pun tidak seperti itu, Anda pasti berinteraksi dengan orang tersebut dengan gaya yang formal dan agak canggung. Hal ini wajar karena rasa nyaman belum ada. Bandingkan dengan saat Anda berinteraksi dengan teman. Anda pasti sudah nyaman karena sudah sering bertemu dan berinteraksi. Anda tidak canggung lagi, bahkan berani terang-terangan mengejek, menghina atau bercanda. Rasa nyaman membuat pertahanan diri sedikit terbuka.

Begitu pula dengan wanita yang baru mengenal Anda. Mereka pasti merasa asing dan kurang nyaman. Itu wajar, namanya juga baru kenal. Tapi seiring seringnya bertemu dan berinteraksi, perlahan rasa nyaman itu akan datang, dan mudah-mudahnya wanita tersebut tidak bersikap dingin lagi, tapi bersikap hangat dan terbuka.

Kemungkinan lainnya adalah seorang wanita bersikap dingin untuk mengetes sejauh mana kemampuan seorang pria mengatasi hal-hal seperti ini. Mereka ingin tahu sebesar apa kedewasaan seorang pria dalam menghadapi ini. kebanyakan pria akan ikut-ikutan bersikap dingin, atau bahkan marah-marah dengan mengatakan wanita sok dan sombong. Kalau wanita itu benar-benar ingin mengetes, berarti pria yang membalas dengan bersikap dingin atau marah tidak akan masuk hitungan sebagai pria yang pantas di mata wanita tersebut. Pria seperti ini akan mendapatkan kesan kurang bagus. Wanita sering melakukan ini secara otomatis karena mereka ingin pria dewasa yang mampu menghadapi ketidakstabilan emosi yang sering melanda wanita.

Kemungkinan lainnya adalah memang wanita tersebut bersikap dingin pada semua orang. Sudah menjadi sifatnya dari dulu. Kalau memang seperti ini kondisinya, ya sudah, untuk apa dipusingkan. Lebih baik Anda move on, daripada pusing tujuh keliling memikirkan kenapa wanita itu bersikap dingin pada Anda. Anda tidak bisa disalahkan dalam hal ini. Jangan sampai sikap dingin mereka membuat Anda merasa tak berguna, berpikir bahwa Anda pria yang tidak cukup pantas bagi wanita. Ini adalah pemikiran konyol. Sekali lagi, ini bukan salah Anda. Jadikan itu sebagai pengalaman, bukan sebagai kenangan untuk menghukum diri Anda atas kegagalan ini. kalau di luar sana masih banyak wanita lain yang bersedia bersikap hangat dan terbuka untuk Anda, untuk apa sibuk memikirkan satu wanita yang bersikap dingin sampai Anda sendiri jadi down? Bukan hanya Anda sendiri yang jadi korban, tapi juga orang lainnya yang pernah bertemu dengannya.

Mengapa kamu malas ? rugi kan ...?

Ketika saya masih remaja kemalasan sering menghampiri terutama saat saya menghadapi masalah yang sulit dipecahkan, wujud keputusasaan ini membawa saya kepada kesedihan yang berkepanjangan dan membuat tidak percaya diri. Kata-kata yang sering saya lontarkan seperti malas ah...! waktu-waktu yang saya sering bermalasan adalah waktu bangun tidur, untuk melakukan sesuatu yang akhirnya tertunda, melakukan hal yang penting yang merupakan tugas utama . 
Tetapi kesadaran saya muncul karena suatu hal, apa saja hal tersebut :

Pertama saya bertemu dan menemukan buku motivasi karangan Dr. Norman Vincent Peale  yang judulnya How to life and positive thinking ! Buku motivasi pertama yang saya baca dalam hidup saya yang memberikan inspirasi luar biasa dengan perubahan 100 % dalam diri, padahal sejak kecil saya telah diajarkan agama dan budaya oleh keluarga tetapi tidak membekas dan ternyata hal tersebut menjadi titik kebangkitan pribadi.
Buku ini mengajarkan kita selalu optimis dan berfikir positif dan meyakini kelebihan dalam diri. Ternyata kemalasan adalah hasil pikiran-pikiran kita yang negatif.

Kedua saya menyadari bahwa kemalasan itu diakibatkan kita tidak mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup, tujuan yang terlalu global dan general atau umum tidak specifik. Kebanyakan orang tidak mempunyai tujuan yang jelas bahkan tidak mempunyainya maka timbullah kemalasan karena tidak termotivasi untuk mengejar dan meraih apapun dalam hidup.

Ketiga adalah cara pandang yang salah dalam memahami sesuatu, hal ini karena informasi atau pengetahuan yang kurang luas sehingga kita tidak mengerti apa akibatnya. Contohnya jika dia mengartikan hidup ini bersenang-senang maka dia akan cenderung malas dan berbuat seenaknya tanpa arah atau manfaat bagi sesama bahkan merugikan. Jika dia berprinsip bahwa hidup ini perjuangan untuk menemukan kebenaran maka dia akan belajar dan mencari terus yang diinginkan tersebut.

Hal yang selanjutnya penyebab malas adalah konsep diri yang negatif atau melihat gambaran dirinya yang jelek dan tidak beruntung sehingga tidak berani berkompetisi dan berharap. Mereka akan menjadi the Looser atau pecindang atau penonton bukan pemain atau the winner (pemenang).
Pengetahuan akan membentuk cara pandang seseorang dan  cara pandang (paradigma)akan membentuk sikap perilaku benar atau salah, kemalasan adalah bagian dari perilaku negatif atau salah, karena menurut agama itu dosa contoh malas ibadah akan membawa ke neraka.

Bagaimana cara-cara praktis menghadapi kemalasan ini ?

1. Membuat Tujuan
Orang yang malas biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah kehidupan yang lebih baik. Sementara orang yang tidak memiliki motivasi biasanya tidak memiliki tujuan-tujuan hidup yang pantas dan layak untuk diraih dan orang yang tidak memiliki tujuan hidup biasanya sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah menuliskan resolusi atau komitmen komitmen pencapaian hidup.

Di sinilah pangkal persoalannya. Tanpa tujuan, resolusi, atau komitmen pencapaian hidup. Maka seseorang hanya bergerak secara naluriah dan sangat rentan diombang-ambingkan situasi di sekelilingnya. Posisi seperti ini membuatnya menjadi pasif, menunggu, tergantung pada situasi, dan cenderung menyerah pada nasib. Dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada motivasi untuk meraih atau mencapai sesuatu. Tidak adanya sumber-sumber motivasi hidup menyebabkan kemalasan. biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah kehidupan yang lebih baik.

2. Mengasah Kemampuan
Orang yang memiliki tujuan hidup yang pasti, membuat resolusi, dan komitmen pencapaian biasanya memiliki motivasi tinggi. Tetapi dengan tujuan yang samar-samar, jelas tidak memberikan dampak motivasional yang signifikan. Akan lebih baik lagi jika tujuan dilengkapi dengan aktivitas-aktivitas pembelajaran, seperti mencari cara yang efisien dan efektif untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Kita juga perlu sekali mengasah kemampuan atau ketrampilan supaya langkah yang diambil itu akan membawa kita pada pencapaian tujuan secara efektif dan efisien. Contoh: Jika pada tahun yang sudah ditargetkan kita ingin menjadi konsultan, maka sejak sekarang aktivitas-aktivitas kita sudah harus difokuskan ke arah tujuan tersebut. Kita harus terus mengasah kemampuan mendiagnosa masalah, menemukan penyebab, menganalisis, mengkomunikasikan gagasan, menawarkan solusi, dan memperbaiki kemampuan presentasi.

3. Pergaulan Dinamis
Para pemenang berkumpul dengan sesama pemenang, sementara para pecundang cenderung berkumpul dengan sesama pecundang. Ungkapan tersebut mengandung kebenaran. Sulit sekali bagi seorang pemalas untuk hidup di lingkungan para pemenang. Sulit bagi orang malas untuk berada secara nyaman di tengah-tengah orang yang sangat optimis, sibuk, giat bekerja, dan bersemangat mengejar prestasi. Demikian sebaliknya, sulit sekali bagi para pemegang prestasi tinggi untuk betah berlama-lama dengan para orang malas dan pesimistik.

Situasi atau lingkungan di mana kita berada sungguh ada pengaruhnya. Orang yang mulai dihinggapi rasa malas sangat dianjurkan agar menjauhi mereka yang juga mulai diserang kebosanan, putus asa, rasa enggan, apalagi berpikiran negatif. Sepintas, berkeluh kesah dengan orang-orang seperti itu dapat melegakan hati. Ada semacam rasa pelepasan dari belenggu psikologis. Walau demikian, dalam situasi malas sedang menyerang, mendekati orang-orang yang sedang down sama sekali tidak menolong satu sama lain. Rasa malas dan kebuntuan justru bisa tambah menjadi-jadi. Ini bisa menjerumuskan masing-masing pihak pada pesimisme, keputusasaan, dan kemalasan total.

Jika rasa malas mulai menyerbu kita, maka jangan berlama-lama duduk berdiam diri. Cara paling ampuh menghilangkan kemalasan adalah bangkit berdiri dan menghampiri orang yang sedang tekun dan bersemangat melakukan sesuatu. Dekati mereka yang sedang bekerja keras untuk meraih impian-impiannya. Manusia optimis, termotivasi, punya ambisi, berpikiran positif, dan memiliki tujuan hidup pasti. Umumnya memancarkan aura positif kepada apapun dan siapapun di sekelilingnya. Pancaran optimisme dan semangat itulah yang bisa menginspirasi orang lain, bahkan menularkan semangat yang sama sehingga orang lain jadi ikut tergerak.

Rasa malas jelas merugikan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan mendisiplinkan diri dan menjaga kebiasaan positif tersebut. Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian. Jadi, kalau Anda ingin sukses jangan mempermudah munculnya rasa malas.

4. Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”
Apabila Anda dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, anda sebaiknya jangan berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu. Katakan setiap kali anda bekerja: “Saya mulai sekarang”. Cara pandang ini akan menghindarkan anda dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. Anda membuat sederhana tugas di depan anda dengan bertindak positif. Fokus anda hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.

5. Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”
Berpikir bahwa anda harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan anda menjadi malas mengerjakannya. Anda akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut. Satu tips yang bisa anda gunakan adalah mengganti “Saya harus mengerjakannya” dengan “Saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa anda tidak harus melakukan pekerjaan yang anda tidak mau. Anda mau mengerjakan tugas karena memang anda ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Anda selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan anda sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa anda melakukan apa saja yang anda tidak mau lakukan.

6. Anda Bukan Manusia Sempurna
Berpikir bahwa Anda harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa Anda dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya anda mungkin akan malas memulainya. Anda harus bisa menerima bahwa anda pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna. Dalam konteks pekerjaan, anda punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. Anda selalu bisa negosiasi dengan bos anda untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat anda memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit.


sumber:http://renunganharian-cahaya-bangsa.blogspot.com/2013/02/cara-mengatasi-rasa-malas.html

Monday, November 18, 2013

Soal latihan ujian Pengembangan diri satu


Berikut adalah soal latihan ujian PD-1, selamat berlatih.Jawab  dengan benar soal-soal berikut !
1.    Apa pengertian pengembangan diri itu ?
2.    Apa tujuan mata kuliah pengembangan diri diajarkan ?
3.    Apa pengertian paradigma? sebutkan 5 kata lain yang mempunyai pengertian yang sama.
4.    Apa pengertian merubah paradigma dari yang buruk menjadi baik ? berikan contohnya.
5.    Apa pengertian merubah paradigma dari yang salah menjadi yang benar ? beri contohnya !
6.    Apa perbedaan paradigma yang baik dan benar ! berikan contohnya!
7.    Mengapa pengembangan diri itu dianggap  penting untuk diajarkan ? sebutkan 3 alasannya !
8.    Ada tiga ciri pribadi yang  berkualitas, sebutkan.
9.    Seperti apa ciri pribadi yang professional dalam pekerjaan ?
10.    Apa akibat jika anda berlaku tidak jujur dalam bekerja ?
11.    Apa pengertian KKN ?
12.    Apa  pengertian disiplin dalam bekerja ? dan apa akibatnya jika anda tidak disiplin ?
13.    Apakah anda mengetahui, mengapa di PIKMI diberlakukan aturan kedisiplinan ? sebutkan 3 alasan !
14.    Bagaimana caranya agar anda bias merubah kemalasan anda untuk melakukan sesuatu ?
15.    Menurut anda apa penyebab orang menjadi malas melakukan sesuatu ?
16.    Jika anda tidak mengerjakan tugas sesuai dengan perintah, apakah itu termasuk ketidakdisiplinan ?
17.    Jika anda seorang yang professional, apa yang akan anda kerjakan sebelum masuk menjadi karyawan suatu perusahaan ?
18.    Apa pengertian konsep diri ?
19.    Apa penyebab konsep diri seseorang positif atau positif ?
20.    Apa ciri-ciri konsep diri negatif dan positif ?
21.    Mengapa konsep diri ini penting dalam keberhasilan seseorang ? sebutkan 3 alasan !
22.    Apa pengertian assertif ? dan sebutkan 10 ciri pribadi assertif !
23.    Jika anda menjadi pribadi yang pasif atau agresif anda akan bemasalah, mengapa ?
24.    Dengan menjadi pribadi yang terbuka akan menjadikan kita maju dan sebaliknya jika menjadi pribadi tertutup kita akan gagal, mengapa ?
25.    Pro aktif adalah sifat yang professional, apa pengertian pro aktif ?
26.    Mengapa pribadi yang pro aktif akan berhasil ?
27.    Cita-cita yang tinggi akan membuat kita bersemangat dan antusias menjalani hidup ini, bagaimana jika kita tidak mempunyai tujuan atau cita-cita dalam hidup ?
28.    Bagaimana criteria atau cara menetapkan tujuan ?
29.    Analisa SWOT bias kita praktekkan untuk keberhasilan pribadi bagaimana contohnya ?
30.    Bagaimana cara efektif agar kita bias percaya diri tinggi ?
31.    Bagaimana cara mengatur waktu yang efektif ?
32.    Mengapa anda harus sangat berhati-hati dengan penggunaan waktu ?
33.    Apa pengertian fenomena ? sebutkan 3 kata lain dari fenomena!
34.    Apa hubungan paradigma dengan sikap perilaku ?
35.    Apa hubungan Sikap perilaku, iptek dan skill ?
36.    Apa pengertian IQ ? jelaskan!
37.    Apa pengertian EQ ? jelaskan !
38.    Apa pengertian SQ ? jelaskan !
39.    Bagaimana kalau ternyata tingkat IQ kita tidak terlalu tinggi, agar bisa sukses ?
40.    Bagaimana cara agar skill yang kita miliki menjadi sangat baik ?
41.    Mengapa sikap perilaku mempunyai peranan penting dalam kesuksesan ?
42.    Apa penyebab paradigma masing-masing orang tidak sama ? sebutkan 5 penyebabnya !
43.    Jika kita mengetahui bahwa tiap orang mempunyai paradigma berbeda, apa yang harus anda lakukan ?
44.    Bagaimana cara merubah paradigma ?
45.    Bagaimana cara merubah fenomena ?
46.    JIka anda mengetahui ada orang lain yang menentang anda apa sikap anda ?
47.    Apa pendapat anda jika ternyata pendapat anda tidak dihargai orang lain ?
48.    Jika teman anda mempunyai masa lalu yang gelap, bagaimana anda menyikapinya ?
49.    Bagaimana cara pandang yang benar dalam proses  belajar di PIKMI ?
50.    Jika nilai ujian anda kecil dan ditempel di papan pengumuman sehingga dilihat orang banyak, bagaimana sikap anda ?
51.    Bagaimana sikap anda jika mempunyai teman yang suka menganggu di kelas ?

Dari forum MTGW
 
1.    Bagaimana prinsip dalam mencari jodoh ?
2.    Bagaimana cara menambah pendapatan ?
3.    Bagaimana cara menjadi kaya raya ?
4.    Apa ukuran keberhasilan yang sejati dalam hidup ?

Cara mengatur waktu


Manajemen waktu adalah cara menatur waktu yang kita miliki secara efektif dan efisien agar bermanfaat untuk keberhasilan tujuan kita. Efektif artinya penyusunan waktu yang akan menyebabkan tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, sedang efisien adalah pemakaian waktu,tenaga.biaya yang lebih sedikit untuk mencapai tujuan.

Banyak orang tidak bisa memakai waktu yang tersedia untuk dirinya, banyak yang memakainya dengan tidak efisien, hal itu terjadi karena kita biasanya tidak fokus kepada sasaran yang kita tuju tetapi banyak terpengaruh oleh hal lain. Akhirnya banyak waktu terbuang sia-sia tidak jelas dan menjadi penyebab kegagalan. Bagaimana cara mengaturnya ?

Pertama kita harus menetapkan tujuan yang ingin kita capai dalam hidup ini, kemudian memilah kegiatan yang penting dan kegiatan yang tidak penting. Kegiatan penting adalah semua kegiatan yang terkait atau berhubungan dengan tujuan kita, sedang yang tidak penting adalah sebaliknya. Kedua membedakan mana kegiatan yang genting dan tidak genting, genting adalah semua kegiatan yang mendesak untuk segera dikerjakan sedangkan tidak genting adalah kegiatan yang tidap perlu segera tetapi bisa ditunda pengerjaannya.

Hal pertama yang harus didahulukan adalah waktu yang penting dan genting yang biasanya sifatnya mendesak segera dan sifatnya penting karena berhubungan dengan tujuan, atau hal-hal darurat yang perlu penanganan segera yang bentuknya biasanya masalah yang muncul dihadapan kita dan memerlukan kecepatan untuk menyelesaikannya.

Kedua adalah waktu yang penting tetapi tidak genting. Hal tersebut dinomor duakan karena sifatnya tidak mendesak tetapi berhubungan dengan tujuan. kegiatan-kegiatan berupa perencanaan tujuan dan kegiatan yang berhubungan dengan tujuan sangat penting dilakukan agar tidak terjadi masalah. Kegiatan-kegiatan pro aktif atau antisipasi ini sangat penting dalam proses perjalanan mencapai tujuan.

Ketiga adalah waktu yang tidak penting dan genting adalah kegiatan yang memerlukan penanganan segera tetapi tidak berhubungan dengan tujuan kita atau tidak langsung berhubungan atau menentukan tujuan tetapi bersifat darurat. hal tersebut akan banyak merugikan diri sendiri dan srannya agar segera ditinggalkan.

Keempat adalah waktu tidak penting dan tidak juga genting artinya waktu ini sebagai pelarian saja dari masalah-masalah yang kita hadapi. Tidak penting karena tidak berhubungan dengan tujuan dan tidak genting karena tidak perlu penanganan segera. Menonton TV berlebihan, rekreasi berlebihan, cangkruan, membaca berlebihan dan sebagainya lebih baik ditinggalkan karena hanya akan menghabiskan waktu sia-sia.

Tinggalkan waktu ketiga dan keempat jika ingin berhasil dan sibukkan dengan waktu kedua agar tujuan berhasil.

Monday, October 28, 2013

Apa pengembangan diri itu ?

Pengembangan diri telah menjadi kajian ilmu pengetahuan dan menjadi disiplin ilmu karena mempunyai prinsip-prinsip ilmiah yang bisa teruji dan terukur. Pengembangan diri adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memaksimalkan potensi yang dimiliki diri sendiri agar bermanfaat secara maksimal untuk keberhasilan dirinya. Bahasannya meliputi potensi IQ, EQ dan SQ yang dimiliki seseorang bagaimana mengenal dan memaksimalkannya. Membahas tentang paradigma atau cara pandang dan kemampuan membaca fenomena sehingga bisa menyelesaikan semua masalah yang dihadapi dalam hidup. membahas pembinaan mental secara umum dan yang bisa dijadikan motivasi dalam dirinya.

Target sebuah materi pengembangan diri adalah pencerahan pribadi artinya agar setiap individu menyadari akan dirinya, dari mana, kemana dan bagaimana, kesadaran akan pentingnya menjadi pribadi yang berkualitas dan bermakna dalam kehidupannya sehingga bisa menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat dan orang lain dan tuhannya. Pengembangan diri juga menekankan agar kita bisa memotivasi diri sendiri tidak tergantung dari motivasi orang lain. Dan puncak kesadaran diri adalah keyakinan terhadp tuhan yang maha esa dan keberadaan tuhan di alam semesta dan mengenalnya secara baik dan benar sehingga menjadi pribadi yang sempurna.


Materi dasar pengembangan diri yang biasanya dijarkan adalah konsep diri, management waktu, percaya diri, keterbukaan diri, pro aktif, assertif, goal setting, alam bawah sadar, tujuan hidup, cara pandang, fenomena, korupsi, dll. Di dunia kerja pengembangan diri dijarkan agar materi tersebut dikembangkan ke arah pelatihan untuk sikap perilaku professional. Tampilan pribadi seseorang yang jujur, sopan dan bijaksana adalah hasil pembentukan pengembangan diri yang intensif.

Pengembangan diri dan kepribadian.

Pengembangan diri ( personal development ) berbeda dengan pengembangan kepribadian ( personality development ). Pengembangan kepribadian mengajarkan bagaimana menata penampilan kita dan sikap kita ketika berhubungan dengan orang lain, seperti cara berpakaian, cara menghadiri pesta cara berpidato, merawat diri, berjalan dan sebagainya. Penekanan kepribadian ini kepada tampilan kita dari luar dan pengembangan diri menekankan kepada membangun dari dalam secara utuh, berangkat dari hari dan hal yang lebih dalam sampai kepada dasar spiritual yang terdalam. Pendekatan ini yang kemudian membedakan pengembangan diri lebih kuat dan membentuk karakter dari pada pengemabngan kepribadian yang diajarkan di sekolah-sekolah kepribadian.

Merubah dan memotivasi manusia akan lebih kuat jika dilakukan dari dalam bukan dari luar. Pembinaan dari luar akan memunculkan sifat kepura-puraan dan tidak tulus dan mengahalalkan keberhasilan dengan cara yang tidak benar dan bertentangan dengan ajaran agama. Penekanan penampilan luar akan membuat manusia bersikap hedonis, cinta kepada dunia dan kekuasaan dan penghormatan yang tidak murni sehingga menciptakan pribadi yang lemah dan rapuh. Sukses materi dan dunai banyak dicapai manusia tetapi sukses batin jarang dicapai oleh sebagian besar manusia, yang kedua adalah suksews sejati dan hal itu perlu perjalanan spiritual.

Apa tujuan Pengembangan diri ?


Pengembangan diri adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengembangkan potensi diri yang dimiliki manusia. Potensi adalah kekuatan yang ada dalam diri setiap manusia yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk memanfaatkan secara maksimal perlu pengetahuan terlebih dulu bahwa potensi itu dimilikinya dan bisa dikembangkan atau dimaksimalkan untuk tujuan hidupnya. Untuk mengembangkan potensi atau menggali potensi in9i diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta cara-cara atau tip yang bisa dijalankan dengan mudah. 

Tjuan pengajaran pengembangan diri ini tergantung tujuan yang ingin dicapai karena materi pengembangan diri sangat luas sekali dan pengajarnya haruslah orang yang berpengalaman dan mengetahui tentang prinsip-prinsip kehidupan serta berbakat dan kompeten dibidangnya. Seorang pengajar pengembangan diri harusnya mengetahui apa kebenaran hidup itu dan mempunyai pengenalan kepada tuhan yang benar, dia harusnya seorang pencari sejati tentang kebenaran, kalau tidak mereka hanya akan menyesatkan orang lain. Materi pengembangan diri sangat luas meliputi seluruh bidang kehidupan manusia dan rahasia-rahasia hidup yang ada dalam diri manusia dan kehidupan manusia.


Di lembaga pendidikan biasanya materi dan tujuannya disesuaikan dengan kebutuhan. Pada lembaga siap kerja atau lembaga profesi atau lembaga yang menyiapakan manusia untuk siap kerja dan mempunyai mental yang kuat tujuannya berhubungan dengan professionalisme dalam kerja. Tujuan tersebut meliputi :
1. Merubah paradigma ( cara pandang ).
Paradigma atau cara pandang atau opini,pendapat, subjective adalah sudut pandang seseorang yang dipengaruhi oleh lingkungan,informasi atau ilmu, skill, pengalaman dan struktur berfikir. Cara pandang ini meliputi cara pandang baik-buruk dengan standar pendapat masyarakat atau banyak orang serta benar-salah yang didasarkan kepada kitab suci, sunnatulloh atau universalitas. Maka nanti akan terjadi bahwa orang yang benar dan orang yang salah itu berbeda. Orang benar itu ,menurut penilaian tuhan sedangkan orang baik menurut penilaian orang lai. Orang yang menolong orang lain itu memang baik dan dinilai orang lain termasuk orang baik tetapi ka;au ternyata tujuan menolong itu tidak tulus maka dia bukanlah orang yang benar menurut tuhan.
2. Untuk menbentuk sikap professional di dunia kerja.
Sikap professional adalah suatu sikap yang ditandai oleh kemampuan belajat terus menerus untuk meningkatkan penguasaan di bidangnya sehingga dia bisa disebut juga ahli dalam bidangnya. Ciri berikutnya yang dipandang menentukan ciri professionalisme adalah ketaatan penuh kepada aturan atau komitmen yang telah disepakati bersama. Tidak mungkin orang professional berani melanggar kesepakatan atau meremehkan dan bahkan menentangnya, mereka lebih baik keluar jika tidak siap dengan aturan yang berlaku.

Tuesday, October 22, 2013

Kalimat kitab suci tentang bagaimana hidup.

“…إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ…”


“Indeed, Allah will not change the condition of a people until they change what is in themselves.”

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Ar-Ra’d : 11)

Diatas adalah sepenggal ayat-Nya yang selama ini membuatku percaya bahwa hidup adalah mempunyai masa-masa tersendiri yang setiap keputusan tentangnya adalah kita sendiri yang menentukannya.
senja yang kepadanya

senja yang kepadanya kuceritakan tentang kehidupan

Berbicara tentang kehidupan, adalah suatu pembicaraan yang tak akan ada habisnya. Baik itu dalam bagaimana menjalaninya, bagaimana hidup itu seharusnya, bagaimana hidup itu akan membawa kita kepada kehidupan yang sebenarnya.
Sungguh, hidup adalah untuk dijalani, seberat apapun itu.

Dalam hidup, pasti akan ada masa dimana seseorang itu harus jatuh sedalam-dalamnya dalam jurang masalah kehidupan, hingga sebersit sinar matahari harapan pun tak bersinar dalam dalamnya jurang masalah yang gelap seperti tak berkesudahan. Akan ada pula masa dimana hidup terasa sangat sempurna sehingga dalam setiap embusan nafas yang terembus mengembuskan udara yang menyejukkan jiwa, setiap langkah teramat ringan, setiap senyum yang tersungging begitu berarti, dan setiap hari menunjukkan keindahannya tersendiri yang tersaji tepat pada setiap terbitnya matahari. Dan juga ada pula masa dimana kehidupan berjalan biasa-biasa saja, tak ada kejut rasa yang mengejutkan dalam kesehariannya, setiap hari adalah datar-datar saja sehingga merasakan rindu yang sangat akan suatu permasalahan hidup dengan segala kepahitannya.

Sesungguhnya, hidup adalah bukan untuk dijalani, namun dihadapi. Lantas apa beda pada keduanya? Bukankah sama makna? Tentu beda, dalam kita menjalani kehidupan berarti kita menjalani apa yang ada dihadapan kita sekarang tanpa memikirkan konsekuensi dari apa yang kita lakukan. Hidup layaknya air yang mengalir megikuti arus tanpa tau apa saja yang akan kita temui pada hilir dan cabang-cabang sungai yang tertemui, walaupun telah mengetahui bahwa nantinya akan tetap mengalir pada satu muara.

Menghadapi kehidupan, bermakna bahwa kehidupan yang terjalani dalam hidup adalah sebuah keputusan yang pasti ada konsekuensi nyata yang harus terhadapi bagaimana pun konsekuensi membawanya pada suatu kehidupan yang beragam. Seperti layaknya kita menanam sebuah biji di taman, yang pasti kita akan memetik buanya hingga menjadi biji lagi pada suatu saat yang entah, namun sebelum kita mendapatkan sebuah biji hendaknya kita harus memelihara proses tumbuh biji sehingga menjadi tanaman yang subur yang nantinya akan menjadi sebuah biji lagi. Mengikuti setiap perkembangan tumbuhnya, menanamnya pada tanah yang subur, menyiramnya dengan telaten, menjaganya agar pas dalam mendapat sinar matahari, segalanya sehingga dalam proses kehidupan, tanaman bakal biji baru lagi akan tumbuh dengan keadaan yang terbaik.

Seperti itulah analogi sederhana dalam kehidupan. Al-qur’an, sebagai pedoman hidup kita telah menjelaskan secara rinci bagaimana seharusnya kita menghadapi kehidupan kita. Seperti ayat

مَّنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا …

“Whoever is guided is only guided for [the benefit of] his soul. And whoever errs only errs against it. …”

“Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan)
dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. … “(Al Israa’ : 15)

Adapun Hadist yang menjelaskan tentang bagaimana hidup seharusnya terjalani, sebagai berikut.

Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang telah ditentukan sebagai orang yang berbahagia, maka dia akan mengarah kepada perbuatan orang-orang yang berbahagia. Dan barang siapa yang telah ditentukan sebagai orang yang sengsara, maka dia akan mengarah kepada perbuatan orang-orang yang sengsara. Kemudian beliau melanjutkan sabdanya: Beramallah! Karena setiap orang akan dipermudah! Adapun orang-orang yang ditentukan sebagai orang berbahagia, maka mereka akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang bahagia. Adapun orang-orang yang ditentukan sebagai orang sengsara, maka mereka juga akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang sengsara. (HR. Shahih Muslim)

Jadi, hadapi hidup dengan semangat dan senyum yang nyata dalam setiap harinya. Hidup adalah bukan untuk dijalani namun dihadapi. apapun keputusan yang kita ambil, itulah yang akan menajdi hidup kita dan haruslah kita menghadapinya bagaimanapun kerasnya hidup akan membawa.

    Live your life whatever it will be extraordinary and full of happiness, or even it will be so hard It might be. – Tutut Indah Widyawati

Kita tidak pantas mengeluh.


Kita sering sekali mengeluh akan masalah kecil yang kita hadapi. Bila kita melihat lebih jauh lagi, kita bisa menemukan orang-orang diluar sana yang mengalami masalah yang jauh lebih berat tetapi mereka tidak putus asa dan selalu bersyukur. Ketika dalam suatu masalah kita sering berpikir bahwa masalah kita sudah terlalu berat, menyalahkan keadaan kenapa semua ini harus terjadi, bahkan masalah yang sebenarnya sangat kecil tetapi karena pemikiran kita yang salah, membuat kita makin menderita.

Sangat perlu kita belajar tidak hanya dari pengalaman kita sendiri tetapi juga pengalaman orang lain.Melalui mereka kita bisa banyak belajar mengenai hidup. Bagaimana seharusnya kita terus tegar, semangat untuk menjalani hidup.

Kita bisa melihat banyak orang đί luar sana bahkan anak-anak yang sedang berjuang menyelamatkan hidup mereka dari perang, mereka yang kehilangan tempat tinggal, mereka yang harus berpanas-panas đί jalan untuk mencari nafkah bahkan untuk berjalan mereka tidak memiliki sepatu sehingga berjalan berkeliling menjual dagangannya dengan telanjang kaki. Ketika melihat hal ini masih pantaskah kita untuk putus asa? Masih pantaskah kita mengeluh? Masih pantaskah kita terus menuntut dan tidak bersyukur dengan apa yang telah kita miliki?

Kita semua pasti sudah tahu jawabannya. Yang perlu kita lakukan setiap hari adalah bersyukur, bersyukur, dan bersyukur. Dengan bersyukur kita pasti menemukan kebahagiaan dalam hidup ini.

“God gave you a gift of 86.400 seconds today. Have you used one to say Thank You?” – Dr. WilliamArthurWard ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________

“Pain and suffering have come into your life, but remember pain, sorrow, suffering are the kiss of Jesus. A sign that you have come so close to Him that He can kiss you.” – Mother Teresa

Thursday, September 19, 2013

11 mitos tentang kebahagiaan.

Beberapa hal – seperti cokelat, film drama, dan seprai bersih – hampir semuanya menjamin untuk meningkatkan suasana hati Anda. Namun ketika berbicara tentang mewujudkan kebahagiaan sejati, ada banyak kesalahpahaman yang terjadi.

Shawn Achor, penulis buku “Before Happiness: The 5 Hidden Keys to Achieving Success, Spreading Happiness, and Sustaining Positive Change”, mematahkan banyak mitos yang berkembang tentang menemukan kebahagiaan.

Mitos #1: Bahagia itu turunan
Benar bahwa beberapa orang dilahirkan cenderung lebih bahagia, tapi seperti kebanyakan hal, gen Anda menyumbang hanya setengah hal tersebut. “Anda harus mengajari diri Anda untuk bersikap lebih optimistis dan bahagia seperti ketika belajar sebuah bahasa baru,” ungkap Achor. “Anda hanya bisa bahagia jika Anda melakukan kebiasaan positif dalam hidup Anda.”

Mitos #2: Karier yang sukses membuat Anda lebih bahagia
Mendapatkan jabatan tinggi di kantor tidak menjamin kebahagiaan, kata Achor. “Anda bisa saja mengejar kesuksesan sepanjang hidup Anda, tapi kebahagiaan Anda tetap sama.” Penelitiannya menemukan bahwa, meskipun Anda bekerja untuk meningkatkan kebahagiaan Anda saat ini, kesuksesan pekerjaan Anda di masa depan juga akan meningkat. “Kebahagiaan sesungguhnya adalah bahan bakar untuk kesuksesan – bukan sebaliknya.”

Mitos#3: Kebahagiaan bergantung pada keadaan eksternal
Kebanyakan orang berpikir bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk merasa bahagia sedangkan karier/hubungan/kehidupan sosial mereka sedang ada di titik rendah. “Kami menemukan bahwa hanya 10 persen dari kebahagiaan jangka panjang mereka terpengaruh dari dunia eksternal, sementara 90 persen didasarkan pada bagaimana otak Anda menjalani hidup,” kata Achor. Dan itu merupakan kabar baik karena, meski Anda tidak mampu mengubah keadaan, Anda bisa mengubah persepsi Anda tentang keadaan tersebut.

Mitos #4: Uang tidak bisa membeli kebahagiaan
Menurut penelitian, menghabiskan uang untuk mendapatkan pengalaman (seperti liburan) bukan hal-hal yang bersifat materi (seperti sepatu baru) dapat menciptakan kebahagiaan yang lebih besar, kata Achor. Dan penelitian lain mengatakan bahwa menghabiskannya dengan kegiatan dengan orang lain (seperti pergi bersama teman-teman, mendonasikannya untuk amal, atau membeli bunga untuk ibu Anda) secara signifikan dapat meningkatkan kebahagiaan Anda, kata Achor. Intinya: Habiskan uang Anda dengan cara yang bijaksana untuk mendapatkan manfaat terbaik.

Mitos #5: Orang yang bahagia itu bodoh atau naif
Optimisme yang irasional tentunya bukanlah hal yang ideal, namun jika Anda bahagia dan realistis, Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar. Malah, ketika otak Anda bahagia maka itu akan meningkatkan kreativitas, tingkat kecerdasan dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah, ujar Achor.

Mitos #6: Kebahagiaan tidak akan memengaruhi kinerja Anda
“Banyak orang berpikir bahwa kebahagiaan tidak ada kaitannya dengan kinerja,” ujar Achor. “Tapi ini adalah sebuah keuntungan yang luar biasa di sekolah, olahraga dan tempat kerja.” Butuh bukti? Penelitian menunjukkan bahwa dokter yang merasa bahagia memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi, penjual yang lebih bahagia memiliki tingkat penjualan yang lebih tinggi, dan atlet yang bahagia dapat bangkit dari kekalahan lebih cepat, kata Anchor. “Otak manusia hanya bekerja lebih baik saat Anda dalam suasana hati yang positif.”

Mitos #7: Teman-teman Anda yang negatif hanya membuat Anda terpuruk
Meski benar bahwa Anda dapat terpengaruh oleh sudut pandang negatif teman-teman Anda, sisi positif Anda sendiri juga dapat menyebabkan mereka bahagia - jadi Anda tidak perlu mencampakkan mereka. Menurut Achor, positif dan negatif keduanya sama-sama menular, namun studi menunjukkan bahwa orang yang lebih ekspresif - baik secara verbal atau nonverbal – lebih membawa pengaruh. Jadi alih-alih meninggalkan teman Anda yang selalu negatif, mulailah percakapan yang positif dan riang saat menanggapi mereka. Anda juga bisa menggunakan jejaring sosial untuk menebarkan pikiran positif Anda.

Mitos #8: Stres menghancurkan kebahagiaan Anda
Studi menunjukkan bahwa stres sebenarnya dapat mempercepat proses kognitif, meningkatkan memori, dan memperdalam ikatan sosial. “Pola pikir Anda mengenai stres memperkirakan bagaimana stres itu akan memengaruhi Anda,” kata Anchor.

Sarannya: Berpikirlah tentang saat-saat ketika Anda berhasil menghadapi stres, catat hal tersebut dalam tulisan, dan tampilkan di tempat yang mudah dilihat sehingga Anda akan selalu diingatkan oleh catatan tersebut setiap hari. “Otak Anda akan mempraktikan apa yang dilihatnya, jadi semakin sering Anda melihatnya, semakin otak Anda dapat meredam stres,” kata Anchor.

Mitos #9: Olahraga hanya memberi Anda kesenangan sesaat
Anda tahu bahwa Anda dapat dengan cepat mendapatkan semangat setelah berolahraga, namun olahraga juga memiliki manfaat jangka panjang yang luar biasa. “Kami menemukan bahwa latihan kardio selama 30 menit yang dilakukan beberapa kali dalam sepekan selama enam bulan setara dengan mengonsumsi antidepresan namun menunjukkan tingkat kambuh yang lebih rendah,” kata Anchor. “Olahraga sangat ampuh karena itu adalah obat untuk pelarian. Anda akan mulai meyakini bahwa perilaku Anda pentign.”

Mitos #10: Kebahagiaan bukan berarti tidak pernah negatif
Anda tidak perlu memakai kacamata warna-warni lucu sepanjang hari untuk membuat Anda merasa bahagia. Malah, hal itu akan menjadi bumerang. “Jika Anda menyangkal tidak ada hal negatif yang Anda rasakan, itu akan membuat Anda lebih stres,” kata Anchor. Namun jika Anda bisa mengetahui alasan Anda merasa sedih dan cara untuk mengubahnya, Anda lebih baik daripada seseorang yang selalu merepresi emosi tersebut, kata Anchor.

Mitos #11: Kebahagiaan itu sekadar pola pikir
Ketika Anda jatuh dalam keterpurukan, Anda mungkin pernah disuruh untuk bangkit atau memutuskan untuk menjadi lebih bahagia. Namun menurut Anchor, tidak mudah semudah itu. “Kecuali Anda mengubah perilaku Anda, perubahan pola pikir itu tidak akan bertahan lama.”(dh/kn/ik)

Tuesday, September 10, 2013

Konsep diri penentu kesuksesan.

Apa konsep diri itu ? konsep adalah gambaran atau rancangan abstrak tentang suatu objek, diri adalah diri kita sebagai manusia, jadi konsep diri bisa diartikan dengan bahasa umum adalah gambaran tentang diri sendiri. Gambaran ini adalah pandangan kita terhadap diri kita, apakah kita termasuk orang yang positif atau negatif, menarik atau tidak menarik. Pandangan masing-masing orang tidaklah sama tentang dirinya hal tersebut dipengaruhi oleh informasi dan pemahaman siapa dirinya.

Konsep diri yang negatif akan membuat seseorang bersikap minder,rendah diri, tidak percaya diri dan menyalahkan diri sendiri dan hal tersebut akan membuat dirinya gagal dalam hidup. Sebaliknya jika konsep diri seseorang positif maka sikap perilakunyapun akan positif juga dan akan membuat dirinya percaya diri dan optimis dan bangga dengan dirinya sehingga akan membawa kepada keberhasilan.

Hal apa yang mempengaruhi konsep diri seseorang ? ada 2 hal :

1. Significant others / Affective others.

Adalah orang-orang yang berada di dekat kita yang kita anggap penting, affective others adalah orang-orang yang mempunyai ikatan emosional. Orang-orang inilah yang akan membentuk konsep diri kita karena kita berinteraksi dengan mereka setiap saat dan kita anggap penting.

2. Reference group.

Reference group adalah kelompok-kelompok yang ada di masyarakat yang memiliki norma-norma kelompok dan mengikat kita secara emosional dan akan membentuk konsep diri kita. Contoh kelompok ini seperti karang taruna, pkk, organisasi kemasyarakatan dll.

Ciri konsep diri negatif.

1. Peka terhadap kritik ( tidak bisa dikritik).
2. Responsif terhadap pujian.( selalu ingin dipuji).
3. Hiperkritis terhadap orang lain ( selalu mengeluh tentang orang lain)..
4. Cenderung merasa tidak disenangi orang lain.
5. Pesimis terhadap kompetisi ( takut bersaing).

Ciri konsep diri positif.

1. Yakin akan kemampuannya mengatasi masalah.
2. Merasa setara dengan orang lain.
3. Menerima pujian tanpa rasa malu.
4. Menyadari bahwa sikap perilaku seseorang tidak bisa diterima seluruhnya oleh masyarakat.
5. Mampu memperbaiki dirinya.

Setipa orang perlu berusaha mempunyai sifat-sifat diatas agar menjadi pribadi yang sempurna dan positif yaitu mempunyai kebanggaan diri.

Sunday, September 8, 2013

Seimbangkan otak kiri dan kanan.

 Otak kiri biasanya difungsikan untuk logika, kemampuan berfikir, membaca,menulis, menganalisa, dan mengingat sesuatu serta yang berhubungan dengan logika. Para ahli menyebut bahwa otak kiri ini adalah pusat IQ ( Intellegence Quotient) atau kecerdasan otak. Dedeorang yang dominan otak kiri ini biasanya berprestasi secara akademis atau doisekolah tetapi biasanya tidak pandai bergaul.

Sebaliknya yang dominan memakai otak kanan adalah orang-orang yang pandai bergaul dan biasanya kurang berprestasi di akademik. Mereka mudah berhubungan dengan orang lain, berperasaan, bisa kerjasama dengan orang lain dan para ahli menyebutnya dengan pusat kecerdasan emosi (EQ).

Berdasarkan penelitian, manusia di dunia lebih banyak memakai otak kiri karena disekolah banyak diasah otak kiri. Yang benar adalah bagaimana memakai keduanya secara seimbang sehingga akan menjadi manusia yang pandai dan sekaligus bisa bersosialisasi atau berkomunikasi dengan baik dan kreatif.

Apa ilmu pengembangan diri itu ?

Pengembangan diri telah menjadi kajian ilmu pengetahuan dan menjadi disiplin ilmu karena mempunyai prinsip-prinsip ilmiah yang bisa teruji dan terukur. Pengembangan diri adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memaksimalkan potensi yang dimiliki diri sendiri agar bermanfaat secara maksimal untuk keberhasilan dirinya. Bahasannya meliputi potensi IQ, EQ dan SQ yang dimiliki seseorang bagaimana mengenal dan memaksimalkannya. Membahas tentang paradigma atau cara pandang dan kemampuan membaca fenomena sehingga bisa menyelesaikan semua masalah yang dihadapi dalam hidup. membahas pembinaan mental secara umum dan yang bisa dijadikan motivasi dalam dirinya.

Target sebuah materi pengembangan diri adalah pencerahan pribadi artinya agar setiap individu menyadari akan dirinya, dari mana, kemana dan bagaimana, kesadaran akan pentingnya menjadi pribadi yang berkualitas dan bermakna dalam kehidupannya sehingga bisa menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat dan orang lain dan tuhannya. Pengembangan diri juga menekankan agar kita bisa memotivasi diri sendiri tidak tergantung dari motivasi orang lain. Dan puncak kesadaran diri adalah keyakinan terhadp tuhan yang maha esa dan keberadaan tuhan di alam semesta dan mengenalnya secara baik dan benar sehingga menjadi pribadi yang sempurna.


Materi dasar pengembangan diri yang biasanya dijarkan adalah konsep diri, management waktu, percaya diri, keterbukaan diri, pro aktif, assertif, goal setting, alam bawah sadar, tujuan hidup, cara pandang, fenomena, korupsi, dll. Di dunia kerja pengembangan diri dijarkan agar materi tersebut dikembangkan ke arah pelatihan untuk sikap perilaku professional. Tampilan pribadi seseorang yang jujur, sopan dan bijaksana adalah hasil pembentukan pengembangan diri yang intensif.