Showing posts with label jinak. Show all posts
Showing posts with label jinak. Show all posts

Monday, July 22, 2013

Karakter Burung Murai Batu



Burung Murai Batu adalah jenis burung yang sangat familiar diketahui oleh semua orang. Dari para penghobi maupun yang tidak rasanya aneh jika tidak mengenal jenis burung yang satu ini. Kehebatan burung Murai batu sudah tidak diragukan lagi dalam mengikuti lomba, keseringannya memenangkan lomba membuat jenis burung ini sangat mahal di pasaran. Jika kita melihat sekilas burung murai batu bisa dibilang memiliki tampilan warna yang sederhana, terdiri dari warna hitam (di bagian kepala, sayap, dan ekor), warna oranye (badan bagian bawah) dan warna putih ( di bagian bawah ekor, kaki). Dibalik itu semua ia memiliki kemampuan dalam hal kicauan yang tidak bisa disepelekan.

Karisma yang dimiliki oleh burung Murai Batu tidak banyak dimiliki oleh burung kicauan jenis lainnya. Bentuk warna dan tubuhnya yang terlihat casual membuat tampilannya menjadi sangat proporsional untuk burung lomba. Kehebatannya di lapangan lomba menjadi daya tarik tersendiri bagi para juri untuk terus mengamati gerak-geriknya ketika bertanding, hal itu menjadi point penting untuk kemenangan burung Murai Batu.

Mungkin beberapa akan bertanya, kenapa burung Murai Batu menjadi salah satu burung yang paling dicari dan dimintai banyak orang? Jawabannya cuma satu, karena burung Murai Batu memiliki karakternya sendiri. Jika diamati dengan teliti akan banyak ciri khas murai batu yang menjadi karakternya tersendiri dan tidak dimiliki oleh kebanyakan burung kicauan lainnya, hal itulah yang menjadikan burung Murai Batu menjadi sangat istimewa di kalangan para penghobi. Karakter/sifat burung Murai Batu dasarnya berpeluang besar di kemudian hari untuk menjadi burung Petarung yang handal. Inilah merupakan salah satu faktor yang menjadi alasan para penghobi begitu meminati burung Murai Batu.

Adapun karakter-karakter burung Murai Batu yang begitu sangat istimewa itu adalah sebagai berikut :

  • Memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi
    Kemampuannya dalam hal menirukan berbagai jenis suara kicauan burung lainnya, menandakan Murai Batu memiliki kecerdasan yang tak biasa. Kemampuan ini adalah senjata utama Murai Batu dalam mengalahkan lawan-lawannya di arena lomba.

  • Mudah naik Birahi
    Burung yang mencapai birahi tinggi akan sangat mudah untuk gacor di lapangan, semangat tarungnya akan semakin, dan tentunya hal ini akan menguntungkan pemilik burung Murai saat mengikuti lomba. Logikanya, semakin burung Murai gacor di lapangan semakin ia akan mengeluarkan semua kemampuannya dalam hal berkicau.

  • Cepat untuk Jinak
    Walaupun Murai Batu didapat dari hasil penangkapan liar di hutan tapi tidak memerlukan waktu lama untuk bisa menjinakkannya. Kelebihan ini dimanfaatkan bagi para penghobi untuk melatih terlebih dahulu Murai Batu tangkapan liar tersebut agar dapat dijual dengan harga yang tinggi. Bahkan kadang karena kecepatan untuk jinak, kita akan sulit membedakan mana Murai Batu hasil penangkapan liar di hutan, mana yang hasil penangkaran sendiri.

  • Sangat Mudah Beradaptasi
    Kemudahannya beradaptasi membuat burung ini mudah untuk menyesuaikan dengan kondisi yang baru, hal itu tentunya memudahkannya berinteraksi mengeluarkan kicauan sehingga walaupun ditempat yang baru burung Murai Batu akan tetap mengeluarkan gacorannya.

  • Petarung yang Handal
    Ketika sudah di lapangan lomba kebanyakan burung Murai Batu akan mengeluarkan seluruh kemampuan maksimalnya, jikapun ada yang tidak biasanya disebabkan kesalahan teknis saat penyetingan lomba saja, misal pemberian pakan yang terlalu banyak. Karakter dari awalnya jenis Murai Batu yang memang bermental petarung ini memungkinkan ia untuk terus bergacor sampai perlombaan usai tanpa adanya kondisi drop bagi Murai Batu.

Yups, demikianlah karakter-karakter yang dimiliki burung Murai Batu sehingga menyebabkan jenis ini sangat diminati banyak kalangan. Beberapa point di atas merupakan sifat/karakter dasar pada umumnya yang dimiliki oleh Murai Batu. Semoga setelah membaca artikel ini anda dapat menentukan burung kicauan mana yang menjadi favorit anda. Terima kasih

Oleh : Roma Doni
Referensi : http://blog-muraibatu.blogspot.com/2013/02/karakter-murai-batu.html
Sumber Photo : Google.com

Thursday, May 2, 2013

MURAI BATU YANG PENCEMBURU - Habis

Selain dari dua jenis burung murai batu tersebut, masih ada jenis burung murai batu lainnya yaitu burung murai batu Nias, Binjai dan Kalimantan. Namun untuk murai Kalimantan belum ada yang menjadikannya sebagai burung peliharaan karena suaranya kalah merdu dengan saudara saudaranya dari pulau Sumatra. Meskipun burung murai batu pada umumnya ketika di alam bebas memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat akan perubahan cuaca, namun ketika menjadi burung peliharaan burung pemakan serangga tersebut menjadi sedikit manja. Apalagi sifat dasar dari burung murai batu yang cepat akrab dengan pemiliknya, membuat burung murai batu dalam sangkar yang jinak jinak merpati karena tetap saja kalau pintu sangkarnya terbuka sang murai akan kabur terbang ke alam bebas dan menjadi burung merdeka. Jadi tidak ada salahnya kebersihan kandang (tidak harus selalu bagus dan mahal) dan kenyamanan kandang harus senantiasa dijaga kebersihannya. Para hobiis biasanya memberikan makanan pada burung murai batu (apapun jenisnya) dengan telur lebah, ulat hingkong, kroto ataupun jangkrik. Namun sesekali diberikan juga makanan pelengkap berupa pelet ataupun poer yang tersedia di pasaran.

Nah bagi para hobiis pemula yang ingin rumahnya dihiasi kicauan murai batu di pagi hari ada beberapa langkah yang bisa dicermati untuk memperoleh murai batu yang baik. Menurut para hobiis murai batu yang sudah malang melintang dan telah banyak memakan asam garam dalam melihat karakteristik burung murai batu dapat diambil kesimpulan, bahwa murai batu adalah hewan yang paling mudah jinak dan cepat akrab dengan pemiliknya. Atas dasar itulah banyak hobiis yang jatuh hati pada burung murai batu. Namun seperti manusia murai batu juga memiliki rasa cemburu dan merasa tersaingi jika ada burung murai lainnya (takut majikannya berpaling hati ) sehingga akan terjadi pertempuran adu kemampuan siapa yang memiliki suara yang paling lantang dan merdu agar dia tetap disayang oleh tuannya. Sifat dasar itulah sering di manfaatkan oleh para hobiis ketika mengadakan lomba, sehingga tidak usah susah payah membujuk sang murai batu untuk bersuara dan memenangkan lomba. Dan ternyata nafsu birahi dari murai batu jantan cukup tinggi sehingga tidak akan kesulitan untuk mengawinkan murai batu jantan dengan pasangannya.

Bagi para hobiis pemula yang akan mulai mencari bakalan murai baru untuk di pelihara ada beberapa tips yang bisa dijadikan pegangan diantara adalah dalam memilih burung murai batu dengan kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot (hal tersebut menunjukkan sang murai mempunyai mental tempur yang yahud), untuk yang berkelamin jantan murai batu dapat dicirikan dengan warna bulu hitam yang tegas dan mengkilap serta kontras. Dan ekor murai jantan lebih panjang dari yang betina. Walaupun kecil tapi coba pilih burung murai dengan paruh bagian bawah yang lurus, dengan bentuk paruh yang lebar, tebal, besar dan panjang. Selain itu pilih juga lubang hidung yang sedekat mungkin dengan posisi mata. Nah untuk postur tubuh, pilihlah murai batu dengan postur sedang sedang saja (tidak terlalu gemuk apalagi kurus) dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan pernah memilih murai yang berleher dan berbadan pendek. Leher panjang dan padat berisi menandakan burung murai tersebut akan mengeluarkan power suara secara maksimal. Nah untuk yang satu ini tidak boleh dilewatkan adalah mencari bakalan murai yang lincah dan bernafsu makan besar dan warna kaki tidak ada pengaruh sama sekali dengan mental burung murai yang akan di pelihara. Selamat mencoba.

OLEH : DENNY SURYADHARMA

Tuesday, April 23, 2013

Burung Murai Batu: Mengenal Jenisnya dan Cara Merawatnya


Jika ditanya kepada para maniak burung, burung apakah yang sedang naik daun dan diminati oleh banyak orang saat ini? Jawabannya, pasti burung murai batu. Burung yang berasal dari keluarga Turdidae ini memang burung yang sedang diincar banyak orang, karena ia memiliki suara yang merdu. Selain itu, dalam hal perawatannya juga termasuk burung yang mudah dan gampang.

Jenis burung murai batu juga beragam, dan lebih tepatnya berkaitan dengan habitat dan asalnya. Namun yang paling terkenal ada enam jenis burung murai batu:

1. Murai batu Aceh
2. Murai batu Medan
3. Murai batu Lahat
4. Murai batu Lampung
5. Murai batu Jambi
6. Murai batu Borneo

Kenapa Banyak Orang Menyukai Burung Murai Batu?

Bila ditanya kepada para maniak burung murai batu, ada tiga alasan kenapa mereka mau memelihara burung murai batu.

1. Mudah beradaptasi

Burung murai batu adalah jenis burung yang paling gampang beradaptasi dengan lingkungan. Baik jenis murai batu yang didapat tersebut memang sudah terbiasa tinggal di sangkar maupun yang didapat dari alam bebas, tak susah untuk beradaptasi. Sehingga, hampir dapat dikatakan, burung murai batu termasuk jenis burung yang jarang mengalami stres.

2. Penyabar dan Pesaing

Bagi Anda yang sudah memiliki murai batu atau yang sudah pernah melihat persaingan suara antar burung murai batu pasti menyaksikan betapa sabarnya burung murai batu. Ia tak pernah kendur sedikitpun untuk mengeluarkan suaranya ketika ada burung murai batu yang lain bersuara atau bernyanyi. Dan satu hal lagi, burung murai batu tak mudah naik darah, apalagi sampai drop jika ada burung lain yang bersuara.

3. Jinak

Burung murai batu termasuk jenis burung yang jinak. Ketika sekali terpancing dengan suara, maka ia akan terus membalasnya. Karena banyak sekali orang yang tertarik ingin memilikinya. Tak mesti dengar suara burung murai batu yang asli atau suara rekaman burung murai batu, suara manusia pun ia akan menyahutinya. Inilah daya tariknya yang luar biasa.

Cara Merawat Burung Murai Batu

Setelah tahu alasan kenapa banyak orang memelihara burung murai batu, tentu Anda juga ingin tahu seperti apa merawat burung murai batu yang tepat? Berikut ini penulis paparkan.

1. Jika Burung dalam kondisi sehat

Burung murai batu adalah jenis burung yang memiliki tiga kondisi. Yaitu, dalam kondisi sehat, saat lagi nafsu birahinya memuncak, dan saat drop. Bila burung murai batu dalam kondisi sehat, maka cara merawatnya yang awal dilakukan adalah dengan mengangin-anginkannya sejak pagi, misalnya dilakukan di teras rumah. Jangan terlalu lama mengangin-anginkannya, kira-kira setengah jam saja.

Setelah diangin-anginkan, mandikanlah burung murai batu Anda. Dalam memandikannya, bisa dilakukan dengan menyemprot bersamaan dengan sangkarnya ataupun burungnya saja. Itu tergantung pada pilihan Anda sendiri.

Jangan lupa untuk selalu mengganti pakannya, maksimal dua hari sekali. Simpanlah dalam toples dan letakkan di dalam sangkarnya. Selalulah membersihkan sangkarnya. Akan lebih baik, bila dilakukan setiap hari. Boleh juga ditambah dengan makanan lain yang bisa membuat suara burung murai batu menjadi lebih bagus lagi.

Jika ingin menjemurnya, lakukanlah di antara jam 8 sampai dengan jam 11. Selama menjemurnya, jangan pernah burung murai batu Anda didekatkan dengan burung murai batu lainnya. Bila sudah dijemur, angin-anginkanlah sebentar kira-kira 10 menit. Baru setelah itu bungkus sangkarnya kembali.

Selama burung di dalam bungkusan, cobalah untuk terus menghidupkan suara burung murai batu dari MP3 atau dalam bentuk rekaman lainnya. Anda bisa mendownload suara burung murai batu melalui internet.

Di sore hari, jika Anda rajin maka bolehlah untuk memandikan burung murai batu kembali. Setelah diangin-anginkan sekitar 10 menit, lalu masukkan ke dalam sangkarnya dan bungkus kembali. Lalu dengarkan kembali rekaman suara burung murai batu. Suara rekaman inilah yang bakal menjadikannya bisa memiliki suara yang merdu.

2. Jika nafsunya lagi memuncak

Burung murai batu termasuk jenis burung yang memiliki nafsu birahi yang besar. Jika sedang memuncak, ia memiliki ciri-ciri. Di antaranya, tampak begitu agresif tingkah lakunya, sangkar kerap di patuk-patuknya, dan bulu sayapnya kerap turun. Jika kondisinya seperti ini, maka porsi pakannya dikurangi menjadi setengah dan usahakan lebih sering memandikannya. Kemudian berikan makan 2 ekor cacing dua kali seminggu. Lalu, diembunkan setiap pagi dan masa penjemurannya dikurangi.

3. Bila dalam kondisi drop

Jika dalam kondisi drop, maka yang paling utama dilakukan adalah dengan memberinya makan jangkrik, kelabang dan mandinya dikurangi menjadi sehari sekali saja. Jika dalam kondisi drop seperti ini, usahakan jangan sampai ia bertemu dan melihat burung murai batu lain. Terlebih lagi, jangan sampai ia mendengar suara burung murai batu yang sehat.

Nah, seperti inilah cara perawatan burung murai batu yang memiliki suara merdu dan selalu diburu oleh banyak orang. Merawatnya memang tidak sulit, tapi mesti telaten.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution