Showing posts with label merdu. Show all posts
Showing posts with label merdu. Show all posts

Friday, May 24, 2013

Tips Merawat Murai Batu

Mungkin suatu ketika Anda tertarik untuk memelihara Murai Batu. Mengingat, jenis burung ocehan ini memiliki suara yang merdu dan bentuk fisik yang indah.

Perlu Anda ketahui, mendapatkan Murai Batu yang berkualitas memang tidak mudah. Akan tetapi merawat Murai Batu agar tumbuh sehat dan memiliki suara yang merdu jauh lebih sulit jika Anda belum mengetahui ilmunya. Mengingat Murai Batu ini termasuk jenis burung yang gampang-gampang susah dipelihara.

Nah, bagi Anda yang masih pemula dalam memelihara burung Murai Batu mungkin beberapa tips berikut bisa diterapkan:

  1. Kenali lebih jauh tentang burung Murai Batu

    Sebagai pemula tentu pengetahuan dan pengalaman Anda terkait burung Murai Batu ini masih sangat minim dibandingkan mereka yang sudah aral melintang memelihara dan menangkar unggas ini. Oleh karena ini Anda perlu belajar lebih jauh tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan unggas ini. Cari informasi yang akurat dari berbagai media seperti buku, artikel dan yang tidak kalah pentingnya adalah bertanya pada ahlinya. Anda bisa studi banding dengan cara mengunjungi penangkar Murai Batu yang sudah berpengalaman. Gali informasi sebanyak-banyaknya dari mereka yang lebih berpengalaman dalam hal ini. Kemudian sedikit demi sedikit coba terapkan dalam pemeliharaan Murai Batu Anda.

  2. Ketahui jenis pakannya

    Pakan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas kesehatan tubuh dan keindahan suara murai batu. Karena itu ketahui jenis pakan Murai Batu yang disukai sekaligus bergizi tinggi.

  3. Tempatkan Murai Batu pada Tempat yang Tenang dan jauh dari kebisingan

    Murai Batu membutuhkan lingkungan hidup yang tenang jauh dari kebisingan. Lingkungan yang bising bisa menyebabkan Murai Batu stres dan enggan berkicau. Karena itu, pilihlah tempat yang tenang dan kondusif untuk pemeliharaan Murai Batu.

  4. Kenali penyakit-penyakit yang potensial menyerang

    Anda juga perlu mengenali penyakit-penyakit yang potensial menyerang Murai Batu. Dengan mengenali jenis-jenis penyakit yang potensial menyerang Murai Batu, Anda bisa melakukan upaya pengendalian sedini mungkin. Sehingga Murai Batu dapat terhindar dari serangan penyakit yang lebih parah.

  5. Ketahui cara melatih kicauannya

    Murai Batu juga perlu dilatih agar rajin berkicau. Anda perlu mengenal teknik-teknik untuk melatih kicauan burung ini. Salah satu teknik yang disarankan adalah dengan memelihara burung kicauan lain untuk merangsang Murai Batu berkicau. Mendengar kicauan burung lain akan memancing Murai Batu ikut berkicau saling sahut menyahut. Demikian juga sebaliknya. Sebaliknya jika dipelihara sendiri Murai Batu akan kesepian dan enggan berkicau. Jika tidak memiliki burung lain, Anda bisa memanfaatkan suara rekaman kicauan burung untuk memancing Murai Batu berkicau. Namun metode ini tidak disarankan.

Nah, demikian beberapa tips sederhana memelihara dan merawat Murai Batu, semoga bermanfaat!

Oleh: Neti Suriana

Thursday, May 16, 2013

Keunikan Murai Batu

Murai Batu siapa yang belum mengenalnya, dirasa-rasa hampir seluruh masyarakat cukup familiar dengan nama tersebut. Sebuah nama yang wujudnya memiliki keelokan suara yang menakjubkan, tatanan tubuh yang anggun, cukup jantan untuk memenangkan sebuah perlombaan burung yang kesemuanya ditujukan pada murai batu. Sehingga rasa takjub pun dihadiahkan bagi burung yang banyak dimiliki oleh pencinta burung ocehan. Sedari begitu banyak yang mengupas mengenai dari burung murai batu, mulai dari tips perawatannya, cara memilih bakalan yang baik, cara melatihnya, atau makanan yang baik untuknya, kesemuanya sudah barang tentu menjadi tulisan yang umumnya sudah dibaca oleh masyarakat luas. Tetapi dalam artikel ini akan membahas mengenai keunikan yang dimiliki oleh murai batu.

Umumnya burung murai batu jalur penyebarannya sudah ada di seluruh indonesia mulai dari Aceh sampai pada daratan kalimantan, tetapi penyebaran di luar negeri pun burung murai sendiri mendapat tempatnya ialah di Malaysia, Thailand, Filipina dan di beberapa daerah di Asia Tenggara lainnya dan beberapa di asia tengah serta selatan namun tidak sampai menginjak daratan eropa sehingga ini keunikannya hanya dimiliki oleh daratan benua asia.

Dari umur yang dimilikinya tidak kalah heboh dari ukuran tubuh yang mempunyai kisaran rata-rata 15-25 cm mampu menempuh hidup mencapai 10-15 tahun yang sangat jarang dimiliki jenis burung-burung lain pada umumnya.

Keunikan yang perlu dituliskan selanjutnya ialah dari ciri-ciri yang dimiliki untuk murai jantan pada umumnya mempunyai kepekatan pada bulu dan apabila di bagian atasnya hitam maka berwarna hitam dan berkilauan. Jika diternak pada umur satu tahunan umumnya kecacatan suara dapat dihindari. Bagi murai betina sendiri lebih kepada warna pudar yang dimilikinya baik di bagian pundaknya maupun dadanya yang kuning muda.

Selanjutnya, ketika sulitnya serangga didapat jika terjadi musim penghujan bagi burung murai sendiri untuk persediaan makanan di masa reproduksi maka cerdiknya diakali dengan mencari makanan sebelum musim penghujan datang sehingga nutrisi dapat dipenuhi dalam melakukan masa reproduksi di akhir musim penghujan.

Dari segi pecinta burung murai batu, kebanyakan hobiis lebih memilih murai batu Jambi yang alasannya berdasarkan keindahan suaranya serta lincah yang dimilikinya saat berkompetisi bersama burung-burung yang lain. Ini dapat didukung dari postur tubuh yang cukup sedang dan kisaran panjang ekor yang hanya 14-17 cm sehingga murai batu Jambi tidak memiliki beban yang berat di ekornya untuk mendukung keberhasilan eventnya.

Tak kala dari pada itu, di saat musim kawin jika murai batu dalam penangkaran yang bukan di alam liar. Keunggulan yang diberikannya ialah keriwetan peternak dalam menangani musim kawinnya. Perlunya pengaturan tingkat stress, harus bersihnya dari tikus, cicak, dan tokek. Serta untuk pejantannya menunjuk sikap yang sangat agresif kepada betina sehingga perlu pengaman khusus untuk mengharapkan minimnya resiko yang diderita murai batu betina. Menurut yang sudah-sudah, bagi peternak yang ingin menghasilkan anakan yang mempunyai semangat tempur yang tinggi serta suara merdu perlu mempersiapkan indukan jantan yang memang sudah mendapat juara dalam perlombaan burung kicauan bagi indukan betina cukup mencari yang mempunyai keelokan suara yang dimiliki indukan jantan, dan postur yang baik dimilikinya sehingga dapat menghasilkan keturunan yang sama baiknya dari indukannya.

Yang di akhir keunikan yang dimiliki murai batu ialah dari golongan dari keluarga Turdidae yang khasnya memiliki suara merdu. Khusus bagi murai batu adalah memiliki sifat yang cerdas karena kepandaiannya dalam menirukan suara yang didengarnya menjadikan keunikan yang tidak main-main untuk tidak dapat dimiliki burung-burung yang lain. Dan mudahnya jinak kepada manusia adalah polesan terakhir dari keunikan murai batu.

Dari itu tidaklah salah bagi pecinta burung ocehan untuk memilih murai batu yang sudah tidak diragukan lagi kebolehannya di kancah perlombaan burung yang sering diikutinya.

Oleh : Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://budidayaukm.blogspot.com/2011/06/murai-batu.html

Tuesday, May 7, 2013

Keunggulan Murai Batu



Tuhan menciptakan semua makhluknya mempunyai kelebihan dan kekurangan, masing-masing makhluk pasti menyadari itu akan kelebihan dan kekurangannya. Berbicara itu, burung yang tercipta dengan capaian jenis sekitar 1598 jenis yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu ribuan jenis tersebut ialah burung murai. Burung murai pun terbagi lagi mencapai beberapa jenis yakni Murai Batu Medan, Murai Aceh, Murai Batu Nias, Murai Jambi, Murai Batu Lampung, Murai Banjar (Borneo), Murai Palangka (Borneo), Dan Larwo (Murai Jawa).

Sembari dari pada itu, banyaknya jenis-jenis burung. Tidaklah disini dijelaskan satu persatu kelebihan atau ciri-ciri mereka semuanya tetapi di sini hanya akan dijelaskan mengenai kelebihan murai batu. Secara umum seperti disebutkan, bahwa burung murai batu saja mempunyai jenis sekitar delapan jenis yang kesemuanya tersebar di seluruh belahan pulau Indonesia. Keunikan burung ini sering menjadi binatang peliharaan oleh segelintir orang yang memiliki suara merdu dengan kicau yang menawan. Dan di samping itu menurut beberapa orang yang sudah mengetahui keunikan burung ini bahwa murai batu salah satu hewan yang mudah jinak dengan manusia. Inilah salah satu keunggulan yang dimiliki murai batu dari jenis burung-burung sekelasnya.

Dengan postur tubuh yang terbilang kecil dan ekor yang panjang menguntai serta menawannya tampilannya sungguh perlu diperhitungkan sebagai binatang peliharaan yang menanti suaranya melantun di waktu pagi bersua adalah satu kelebihan lagi bagi murung murai. Terselip juga untuk diketahui bahwa dari sekian ribu jenis burung ada, murai batu salah satunya yang selain sekedar hanya menjadi binatang peliharaan di teras rumah tetapi sering murai batu ikut diperlombakan dalam event-event perlombaan burung yang mementingkan suara. Kelentingan suara yang merdu dengan perawatan yang baik menjadikan sering event-event yang pesertanya burung murai batu akan semarak dan hidup dengan penampilan yang mungkin tidak mengecewakan.

Harga yang tidak murah, ialah menjadikan keeksotisan burung ini patut diperhitungkan oleh semua orang. Banyak orang selain hobi sekedar memelihara juga mengikutkan dalam event burung murai, ada juga yang menernakkannya karena nilai ekonomi yang menguntungkan dari menjamurnya pencinta burung murai. Menarik sekali bahwa keunggulannya menjadi produktivitas bagi manusia untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

Dengan melepas sedikit dari burung-burung murai yang dipelihara oleh manusia bahwa burung-burung murai merupakan hewan hutan yang hidup dan beraktivitas di beberapa tempat yakni di kawasan pesisir yang burungnya cenderung mudah beradaptasi dengan manusia dan ukuran yang tidak terlalu besar, dan juga di kawasan pegunungan yang burungnya sedikit lebih liar dan postur badan yang besar dari burung-burung murai biasanya, serta di kawasan air terjun atau ngarai yang mempunyai kekhasan dari suaranya yang begitu menderu dan mendesir. Adalah itu keunggulan khas dari murai batu yang berbeda dari burung-burung yang lain untuk dapat diketahui semua orang.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber :
1. http://lucuunik-aneh.blogspot.com/2013/02/jenis-jenis-burung-murai-batu-foto.html.
2. http://buka-mata.blogspot.com/2012/06/ciri-dan-karakter-burung-murai-batu.html

Thursday, May 2, 2013

MURAI BATU YANG PENCEMBURU - Habis

Selain dari dua jenis burung murai batu tersebut, masih ada jenis burung murai batu lainnya yaitu burung murai batu Nias, Binjai dan Kalimantan. Namun untuk murai Kalimantan belum ada yang menjadikannya sebagai burung peliharaan karena suaranya kalah merdu dengan saudara saudaranya dari pulau Sumatra. Meskipun burung murai batu pada umumnya ketika di alam bebas memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat akan perubahan cuaca, namun ketika menjadi burung peliharaan burung pemakan serangga tersebut menjadi sedikit manja. Apalagi sifat dasar dari burung murai batu yang cepat akrab dengan pemiliknya, membuat burung murai batu dalam sangkar yang jinak jinak merpati karena tetap saja kalau pintu sangkarnya terbuka sang murai akan kabur terbang ke alam bebas dan menjadi burung merdeka. Jadi tidak ada salahnya kebersihan kandang (tidak harus selalu bagus dan mahal) dan kenyamanan kandang harus senantiasa dijaga kebersihannya. Para hobiis biasanya memberikan makanan pada burung murai batu (apapun jenisnya) dengan telur lebah, ulat hingkong, kroto ataupun jangkrik. Namun sesekali diberikan juga makanan pelengkap berupa pelet ataupun poer yang tersedia di pasaran.

Nah bagi para hobiis pemula yang ingin rumahnya dihiasi kicauan murai batu di pagi hari ada beberapa langkah yang bisa dicermati untuk memperoleh murai batu yang baik. Menurut para hobiis murai batu yang sudah malang melintang dan telah banyak memakan asam garam dalam melihat karakteristik burung murai batu dapat diambil kesimpulan, bahwa murai batu adalah hewan yang paling mudah jinak dan cepat akrab dengan pemiliknya. Atas dasar itulah banyak hobiis yang jatuh hati pada burung murai batu. Namun seperti manusia murai batu juga memiliki rasa cemburu dan merasa tersaingi jika ada burung murai lainnya (takut majikannya berpaling hati ) sehingga akan terjadi pertempuran adu kemampuan siapa yang memiliki suara yang paling lantang dan merdu agar dia tetap disayang oleh tuannya. Sifat dasar itulah sering di manfaatkan oleh para hobiis ketika mengadakan lomba, sehingga tidak usah susah payah membujuk sang murai batu untuk bersuara dan memenangkan lomba. Dan ternyata nafsu birahi dari murai batu jantan cukup tinggi sehingga tidak akan kesulitan untuk mengawinkan murai batu jantan dengan pasangannya.

Bagi para hobiis pemula yang akan mulai mencari bakalan murai baru untuk di pelihara ada beberapa tips yang bisa dijadikan pegangan diantara adalah dalam memilih burung murai batu dengan kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot (hal tersebut menunjukkan sang murai mempunyai mental tempur yang yahud), untuk yang berkelamin jantan murai batu dapat dicirikan dengan warna bulu hitam yang tegas dan mengkilap serta kontras. Dan ekor murai jantan lebih panjang dari yang betina. Walaupun kecil tapi coba pilih burung murai dengan paruh bagian bawah yang lurus, dengan bentuk paruh yang lebar, tebal, besar dan panjang. Selain itu pilih juga lubang hidung yang sedekat mungkin dengan posisi mata. Nah untuk postur tubuh, pilihlah murai batu dengan postur sedang sedang saja (tidak terlalu gemuk apalagi kurus) dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan pernah memilih murai yang berleher dan berbadan pendek. Leher panjang dan padat berisi menandakan burung murai tersebut akan mengeluarkan power suara secara maksimal. Nah untuk yang satu ini tidak boleh dilewatkan adalah mencari bakalan murai yang lincah dan bernafsu makan besar dan warna kaki tidak ada pengaruh sama sekali dengan mental burung murai yang akan di pelihara. Selamat mencoba.

OLEH : DENNY SURYADHARMA

Friday, April 26, 2013

KENALI JENIS – JENIS BURUNG MURAI BATU YUK !

Burung murai termasuk salah satu burung yang cocok jadi hewan peliharaan. Sudah banyak yang tahu bahwa spesies yang bernama latin Copychus malabaricus adalah anggota keluarga Turdidae. Burung keluarga Turdidae dikenal memiliki kemampuan berkicau yang baik dengan suara merdu, bermelodi, dan sangat bervariasi. Maka tak heran bila burung yang satu ini adalah salah satu burung kebanggaan untuk di pelihara di rumah. Well, kita kenalan dulu siapa sebenarnya burung ini lebih dalam .



Scientific classification
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Aves
Order : Passeriformes
Family : Muscicapidae
Genus : Copsychus
Species : C. malabaricus
Binomial name : Copsychus malabaricus
Synonyms : Kittacincla macrura dan Cittocincla macrura

Murai Batu Berdasarkan habitatnya dapat digolongkan menjadi beberapa:

  1. Murai Batu Medan

    Ciri-ciri ekor tipis-lentur melengkung ke bawah, panjang 27- 30 cm. Variasi lagu kicauan indah & banyak, daya tempur dahsyat, mental baja dengan volume dan variasi suara di atas rata-rata. Harga bakalannya paling mahal. Burung asal dari Peg. Leuser, Bahorok masih tetap diburu oleh pecinta murai dari segala kalangan. Ternyata bukan hanya penduduk Sumatra Utara saja yang bersuara merdu , burung murai asal Medan juga lho.

  2. Murai Batu Nias.

    Ciri yang utama adalah pada bagian ekornya hitam semua, tidak ada bulu ekor warna putih dan mempunyai volume yang keras. Sering terlihat di Kepulauan Nias, Sabang. Lucunya burung yang satu ini suka minder kalau melawan burung murai berekor hitam-putih. Padahal mental untuk bertarungnya sangat kuat loh. Hitam saja juga sudah keren kok, keep singing Murai Nias

  3. Murai Batu Lahat

    Mempunyai panjang ekor 19 - 23 cm. ekornya ada tipis dan tebal. variasi suara yang banyak. Mental Bagus. Disinyalir Murai Batu yang beredar sekarang di pasar burung kebanyakan adalah murai batu lahat.

  4. Murai Batu Lampung

    Mempunyai ekor pendek 12 - 18 cm dan umumnya kaku. Mempunyai daya tempur yang bagus. Jika perawatannya benar mentalnya bisa sangat bagus. Variasi suara dasar cenderung ngeban (mengulang-ulang suara yang sama), perlu pemasteran yang baik untuk menutupi kelemahannya. Kelebihan yang menonjol saat bertanding, mempunyai stamina yang baik ( tidak mudah lelah) dalam melantunkan lagu-lagu ngerol, tonjolan (besetan) dalam waktu lama. Gaya bertarungnya tidak seindah murai batu ekor panjang yang bisa men "cambuk" ekornya. Tapi harganya kalau sudah sering menang kontes tidak kalah dengan Murai Batu lainnya. Habitatnya di sekitar hutan lampung, Baturaja hingga ke arah Palembang

  5. Murai Batu Aceh

    Mempunyai ekor panjang 19 - 29 cm. Bentuk fisik tidak terlalu besar. Mempunyai daya tempur yang dahsyat. Variasi suara banyak , panjang- panjang dan ngeroll diselingi dengan suara tembakan/besetan yang menyayat hati. angse (Piedie), peg. Seulawahsabang ,Lhoong (kab. Aceh Besar) dan Keude Bieng yang merupakan tempat Murai Batu diperoleh.

  6. Murai Batu Borneo (Kalimantan)

    Panjang ekor 8 - 13 cm. Ciri khasnya saat bertarung dengan murai lain dadanya membusung/menggelembung. Mempunyai sifat yang lebih agresif dan terkesan ngotot. Kicauannya cenderung "ngeban" ( mengulang) dan suaranya agak "mendem" (kurang kristal). Di lapangan kontes, kelas tersendiri tidak menyatu dengan Murai batu Sumatra.

Semakin bagus suara burung murai ini maka harga jualnya pun semakin tinggi. Namun perlu disayangkan populasi burung murai di alam bebas atau habitat aslinya menjadi berkurang dikarenakan lebih diutamakan sebagai barang jual beli. Kasihan sih jadi tidak bisa sebebas seharusnya, Namun untuk pecinta burung pasti mereka bisa merawatnya dengan baik

Oleh : Alfiani Ratnaningtyas

Tuesday, April 23, 2013

Burung Murai Batu: Mengenal Jenisnya dan Cara Merawatnya


Jika ditanya kepada para maniak burung, burung apakah yang sedang naik daun dan diminati oleh banyak orang saat ini? Jawabannya, pasti burung murai batu. Burung yang berasal dari keluarga Turdidae ini memang burung yang sedang diincar banyak orang, karena ia memiliki suara yang merdu. Selain itu, dalam hal perawatannya juga termasuk burung yang mudah dan gampang.

Jenis burung murai batu juga beragam, dan lebih tepatnya berkaitan dengan habitat dan asalnya. Namun yang paling terkenal ada enam jenis burung murai batu:

1. Murai batu Aceh
2. Murai batu Medan
3. Murai batu Lahat
4. Murai batu Lampung
5. Murai batu Jambi
6. Murai batu Borneo

Kenapa Banyak Orang Menyukai Burung Murai Batu?

Bila ditanya kepada para maniak burung murai batu, ada tiga alasan kenapa mereka mau memelihara burung murai batu.

1. Mudah beradaptasi

Burung murai batu adalah jenis burung yang paling gampang beradaptasi dengan lingkungan. Baik jenis murai batu yang didapat tersebut memang sudah terbiasa tinggal di sangkar maupun yang didapat dari alam bebas, tak susah untuk beradaptasi. Sehingga, hampir dapat dikatakan, burung murai batu termasuk jenis burung yang jarang mengalami stres.

2. Penyabar dan Pesaing

Bagi Anda yang sudah memiliki murai batu atau yang sudah pernah melihat persaingan suara antar burung murai batu pasti menyaksikan betapa sabarnya burung murai batu. Ia tak pernah kendur sedikitpun untuk mengeluarkan suaranya ketika ada burung murai batu yang lain bersuara atau bernyanyi. Dan satu hal lagi, burung murai batu tak mudah naik darah, apalagi sampai drop jika ada burung lain yang bersuara.

3. Jinak

Burung murai batu termasuk jenis burung yang jinak. Ketika sekali terpancing dengan suara, maka ia akan terus membalasnya. Karena banyak sekali orang yang tertarik ingin memilikinya. Tak mesti dengar suara burung murai batu yang asli atau suara rekaman burung murai batu, suara manusia pun ia akan menyahutinya. Inilah daya tariknya yang luar biasa.

Cara Merawat Burung Murai Batu

Setelah tahu alasan kenapa banyak orang memelihara burung murai batu, tentu Anda juga ingin tahu seperti apa merawat burung murai batu yang tepat? Berikut ini penulis paparkan.

1. Jika Burung dalam kondisi sehat

Burung murai batu adalah jenis burung yang memiliki tiga kondisi. Yaitu, dalam kondisi sehat, saat lagi nafsu birahinya memuncak, dan saat drop. Bila burung murai batu dalam kondisi sehat, maka cara merawatnya yang awal dilakukan adalah dengan mengangin-anginkannya sejak pagi, misalnya dilakukan di teras rumah. Jangan terlalu lama mengangin-anginkannya, kira-kira setengah jam saja.

Setelah diangin-anginkan, mandikanlah burung murai batu Anda. Dalam memandikannya, bisa dilakukan dengan menyemprot bersamaan dengan sangkarnya ataupun burungnya saja. Itu tergantung pada pilihan Anda sendiri.

Jangan lupa untuk selalu mengganti pakannya, maksimal dua hari sekali. Simpanlah dalam toples dan letakkan di dalam sangkarnya. Selalulah membersihkan sangkarnya. Akan lebih baik, bila dilakukan setiap hari. Boleh juga ditambah dengan makanan lain yang bisa membuat suara burung murai batu menjadi lebih bagus lagi.

Jika ingin menjemurnya, lakukanlah di antara jam 8 sampai dengan jam 11. Selama menjemurnya, jangan pernah burung murai batu Anda didekatkan dengan burung murai batu lainnya. Bila sudah dijemur, angin-anginkanlah sebentar kira-kira 10 menit. Baru setelah itu bungkus sangkarnya kembali.

Selama burung di dalam bungkusan, cobalah untuk terus menghidupkan suara burung murai batu dari MP3 atau dalam bentuk rekaman lainnya. Anda bisa mendownload suara burung murai batu melalui internet.

Di sore hari, jika Anda rajin maka bolehlah untuk memandikan burung murai batu kembali. Setelah diangin-anginkan sekitar 10 menit, lalu masukkan ke dalam sangkarnya dan bungkus kembali. Lalu dengarkan kembali rekaman suara burung murai batu. Suara rekaman inilah yang bakal menjadikannya bisa memiliki suara yang merdu.

2. Jika nafsunya lagi memuncak

Burung murai batu termasuk jenis burung yang memiliki nafsu birahi yang besar. Jika sedang memuncak, ia memiliki ciri-ciri. Di antaranya, tampak begitu agresif tingkah lakunya, sangkar kerap di patuk-patuknya, dan bulu sayapnya kerap turun. Jika kondisinya seperti ini, maka porsi pakannya dikurangi menjadi setengah dan usahakan lebih sering memandikannya. Kemudian berikan makan 2 ekor cacing dua kali seminggu. Lalu, diembunkan setiap pagi dan masa penjemurannya dikurangi.

3. Bila dalam kondisi drop

Jika dalam kondisi drop, maka yang paling utama dilakukan adalah dengan memberinya makan jangkrik, kelabang dan mandinya dikurangi menjadi sehari sekali saja. Jika dalam kondisi drop seperti ini, usahakan jangan sampai ia bertemu dan melihat burung murai batu lain. Terlebih lagi, jangan sampai ia mendengar suara burung murai batu yang sehat.

Nah, seperti inilah cara perawatan burung murai batu yang memiliki suara merdu dan selalu diburu oleh banyak orang. Merawatnya memang tidak sulit, tapi mesti telaten.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution